PBB Ungkap Daftar Perusahaan Terlibat Genosida Israel di Gaza
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL -
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese merilis laporan terbaru berjudul “
FROM ECONOMY OF OCCUPATION TO ECONOMY OF GENOCIDE
” melalui situs resmi PBB.
Laporan tersebut menyoroti peran berbagai perusahaan dalam mendukung pendudukan Israel sejak 1967 hingga perang Gaza saat ini.
“Laporan ini menyelidiki mesin korporasi yang menopang proyek kolonial pemukim Israel untuk menggusur dan mengganti warga Palestina di wilayah yang diduduki.”
Baca Juga:
Merince Kogoya Dikeluarkan dari Miss Indonesia 2025 karena Video Lama Kibarkan Bendera Israel
Albanese juga menekankan, “Terlalu banyak entitas korporasi yang telah mengambil untung dari ekonomi Israel berupa pendudukan ilegal, apartheid, dan sekarang, genosida.”
Ia menambahkan bahwa “kewenangan hukum internasional menuntut akuntabilitas sektor swasta dan eksekutifnya guna menghentikan genosida ini.”
1. Sektor Militer
Lockheed Martin memasok jet F‑35 dan F‑16 ke Israel. Setelah Oktober 2023, jet-jet ini digunakan untuk membombardir Gaza, mengakibatkan sekitar 85.000 ton bom dan lebih dari 179.411 korban jiwa serta cedera.
Leonardo S.p.A dan FANUC menyuplai mesin robot untuk produksi senjata.
AP Moller mengangkut komponen dan suku cadang militer ke Israel.
2. Teknologi Pengawasan
Banyak perusahaan teknologi AS dan Israel, termasuk NSO Group (spyware Pegasus), IBM, Microsoft, Alphabet (Google), Amazon, dan Palantir, terlibat dalam pengawasan massal, manajemen data biometrik, dan sistem AI untuk operasi militer Israel.
3. Konstruksi & Infrastruktur
Caterpillar, HD Hyundai, dan Volvo memasok alat berat untuk menghancurkan rumah, masjid, dan lahan pertanian Palestina. Setelah Oktober 2023, alat-alat ini digunakan untuk meratakan Rafah dan Jabalia.
4. Energi & Bahan Bakar
Drummond Company, Glencore, dan Chevron memasok batu bara dan gas. Sejak Oktober 2023, pembangkit listrik Gaza hanya mampu menghasilkan 17% kebutuhan, bergantung pada pasokan dari Israel.
BP memperoleh lisensi eksplorasi laut Palestina ilegal sejak Maret 2025.
5. Pertanian dan Pariwisata
Bright Dairy & Food (Tnuva) meluas karena pengambilalihan lahan Palestina. Ketergantungan susu Palestina meningkat 160% setelah tahun 2014.
Platform seperti Booking.com dan Airbnb mempromosikan akomodasi di koloni-koloni Israel, meningkatkan jumlah listing secara signifikan.
6. Keuangan & Investasi
Obligasi pemerintah Israel dijamin oleh bank seperti BNP Paribas, Barclays, serta manajer aset besar seperti BlackRock, Vanguard, dan Allianz PIMCO, mendanai kegiatan militer yang meluas.
Baca Juga:
Iran Bantah Klaim Trump Soal Gencatan Senjata dengan Israel
Tag:
#teknologi pengawasan
#perusahaan militer
#laporan PBB
#Francesca Albanese
#genosida Israel
#Media Online Kalbar
#Media Kalbar
#Berita Internasional
#FaktaKalbar.id
#PBB
#Kalimantan Barat
#kalbar
#energi Gaza
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.