faktakalbar

Pementasan Teater "Bertiga Monolog" Siap Digelar di Putussibau untuk Peringati Hardiknas 2025

Penulis: Redaksi Monday, 21 April 2025 📖 2 menit
Pementasan Teater "Bertiga Monolog" Siap Digelar di Putussibau untuk Peringati Hardiknas 2025
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU - Untuk memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, Forum Komunikasi Komunitas Seni Kota Putussibau akan menyelenggarakan sebuah pementasan teater berjudul “Bertiga Monolog”. Acara ini mengangkat tema “Teater Mencerdaskan Bangsa” dan dijadwalkan berlangsung pada (9/5/2025) mendatang di Kota Putussibau . Pementasan teater Bertiga Monolog menjadi salah satu bentuk kerja kolaboratif antar komunitas seni dari wilayah Putussibau Utara dan Selatan. Beberapa komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Bengkel Seni Putussibau, Panti Muda Projects, Langkau Seni Kapuas Hulu, TBM Kapuas Hulu, Sanggar Betabuh, Sanggar Linge Hatung, serta Divisi Seni dari Badan Pengurus Kabupaten Ormas Oi Kapuas Hulu. Baca Juga: Refleksi Di Hari Kartini, Perempuan Berdaya Bangsa Berjaya Proses kreatif telah dimulai sejak akhir Maret 2025. Acara ini akan menghadirkan tiga monolog utama yang dibawakan oleh para seniman dari berbagai latar belakang. Tiga aktor yang akan tampil adalah, Utin Annisa aktor muda berbakat asal Putussibau, Richard Ngo seniman senior dari Putussibau, Totok Satrio Rahardjo anggota Komite Teater Dewan Kesenian Kalimantan Barat sekaligus sutradara pembina di UKM Teater IAIN Pontianak Mereka akan membawakan tiga naskah monolog yang berbeda, yakni SUMARAH karya Tentrem Lestari, NYANYIAN ANGSA karya Anton Chekov, dan AENG karya Putu Wijaya. Menurut Toni Musola, Pimpinan Produksi pementasan Bertiga Monolog, acara ini tidak hanya sebagai bentuk ekspresi seni tetapi juga sebagai pemicu diskusi dan kerja bersama dalam mengembangkan dunia seni di daerah. “Panggung Hardiknas ini adalah stimulan untuk kerja bersama perumusan bingkai besar arah kegiatan seni di daerah kita dan ketersediaan sarana serta prasarana pendukung proses kreatif seniman daerah menjadi isu utama. Tentunya para seniman akan mengambil langkah-langkah dialogis ke Komisi yang membidangi Seni dan Budaya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan juga para pemangku kebijakan lainnya di wilayah Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu,” ujar Toni Musola. Ia berharap kerja lintas komunitas seni di Putussibau dalam rangka peringatan Hardiknas 2025 ini bisa menjadi momentum penting dalam pemberdayaan seniman di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu secara menyeluruh. Pementasan teater Bertiga Monolog ini sekaligus mempertegas peran teater dalam mencerdaskan bangsa, serta membuka ruang dialog antara komunitas seni dan pemangku kebijakan. Baca Juga: Tolak Rumah Subsidi Khusus Jurnalis, AJI: Kami Tak Butuh Jalur Istimewa

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK