Ketua Komisi C DPRD Kapuas Hulu Hadiri dan Buka Pementasan Monolog HARDIKNAS 2025 di Putussibau
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU -
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (
HARDIKNAS
) 2025, komunitas seni di Putussibau menggelar pementasan teater monolog bertema
"Teater Mencerdaskan Bangsa"
. Acara ini mendapat perhatian khusus dari Ketua Komisi C DPRD Kapuas Hulu, Hambali, yang membuka kegiatan secara resmi dan menyampaikan dukungan penuh terhadap perkembangan seni lokal.
Pertunjukan teater ini dilangsungkan di Gedung Tua Paroki Putussibau Kota, yang disulap menjadi panggung seni yang hangat dan artistik. Dekorasi kain merah dan hitam menciptakan nuansa dramatis yang mendalam, menambah kekuatan ekspresif dari setiap penampilan.
Baca Juga:
Komunitas Seni Putussibau Gelar Teater Bertiga Monolog Jelang Hardiknas 2025
Acara dibuka dengan lagu pembuka dari Sanggar Anak Linge Hatung, kelompok seni binaan Theresia Game, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Padua Mendalam, Putussibau Utara. Kemudian, Forum Musisi Putussibau turut memeriahkan panggung dengan penampilan musik sebelum pementasan tiga naskah monolog dimulai.
Adapun para aktor yang tampil dalam pementasan monolog HARDIKNAS 2025 adalah:
Richard Ngo dengan naskah
Nyanyian Angsa
karya Anton Chekov
Utin Anissa membawakan naskah
Sumarah
karya Tentrem Lestari
Totok Satrio Raharjo mementaskan
AENG
karya Putu Wijaya
Dalam sambutannya, Hambali menegaskan pentingnya dukungan terhadap pengembangan seni budaya di Kapuas Hulu. Ia berkomitmen mendorong pembangunan sentra kegiatan kesenian serta memfasilitasi aktivitas komunitas seni melalui pokok pikiran anggota DPRD.
“Dukungan terhadap seni budaya harus berkelanjutan agar generasi muda bisa tumbuh kreatif dan cinta terhadap warisan daerah,” ungkap Hambali.
Baca Juga:
Pementasan Teater “Bertiga Monolog” Siap Digelar di Putussibau untuk Peringati Hardiknas 2025
Pernyataan ini disambut positif oleh para pelaku seni. Richard Ngo, aktor dan sutradara asal Putussibau mengatakan, “Sudah semestinya Kapuas Hulu memiliki gedung pertunjukan dan pusat kegiatan seniman, mengingat potensi seni budaya daerah yang begitu melimpah.”
Pementasan teater monolog HARDIKNAS 2025 ini menjadi simbol semangat, kreativitas, dan ketahanan komunitas seni Putussibau, yang terus berkarya meski dengan keterbatasan fasilitas. Melalui kegiatan ini, seni ditampilkan sebagai bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.
Tag:
#FaktaKalbar.id
#Hardiknas 2025
#pementasan teater
#seni budaya Kapuas Hulu
#komunitas seni Putussibau
#teater monolog
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.