faktakalbar

Pemerintah Rampungkan 1.771 Unit Huntara Aceh Tamiang Jelang Idulfitri

Penulis: Redaksi Monday, 09 March 2026 📖 2 menit
Pemerintah Rampungkan 1.771 Unit Huntara Aceh Tamiang Jelang Idulfitri
Faktakalbar.id, ACEH TAMIANG - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beserta kementerian dan lembaga terkait telah merampungkan pembangunan 1.771 unit Hunian Sementara (Huntara Aceh Tamiang) bagi korban bencana hidrometeorologi basah di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, hingga Minggu (8/3/2026). Fasilitas tempat tinggal sementara ini tersebar di 25 lokasi strategis dan telah ditempati secara langsung oleh 1.339 Kepala Keluarga (KK). Baca Juga: Warga Huntara Aceh Utara Tuntut Pemulihan Ekonomi, BNPB Ajukan Anggaran Rp27 Triliun yang Masih Dibahas Pusat Para penyintas kini menempati hunian yang lebih layak, lengkap dengan perabotan penunjang yang didistribusikan oleh BNPB, Kementerian Sosial, dan berbagai lembaga kemanusiaan. Selain unit bangunan fisik, pemerintah juga menyediakan fasilitas dasar berupa akses air bersih dan aliran listrik secara gratis untuk meringankan beban para korban terdampak. Saat ini, kolaborasi intensif terus dilakukan oleh BNPB bersama Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, Kemenko Infrastruktur, serta mitra kemanusiaan lainnya. Fokus utama tim gabungan adalah menyelesaikan sisa 2.418 unit dari total target kebutuhan sebanyak 4.189 unit Huntara Aceh Tamiang. Pembangunan fisik yang kini memasuki tahap penyelesaian akhir tersebut diproyeksikan rampung sepenuhnya pada pekan kedua bulan Maret 2026. Dengan akselerasi ini, pemerintah optimis seluruh penyintas sudah dapat menempati hunian sementara yang nyaman pada momentum Hari Raya Idulfitri tahun ini. Selain membangun unit fisik hunian sementara, pemerintah juga menempuh jalur alternatif dengan menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600.000 per bulan. Skema ini menjadi solusi fleksibel bagi warga yang memilih menyewa tempat tinggal secara mandiri. Baca Juga: Kepala BNPB Wajibkan Jaringan Pipa Air Bersih Berfungsi di Seluruh Huntara Aceh Berdasarkan data terbaru, sebanyak 1.933 KK yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menerima DTH, sementara 898 KK lainnya masih dalam proses transisi dari tenda pengungsian. Langkah transisi jangka pendek ini dilakukan sembari pemerintah menyiapkan realisasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang aman dari risiko bencana di masa depan. Seiring dengan mulai berpindahnya warga ke bangunan hunian sementara, personel TNI secara bertahap mulai melakukan pembongkaran tenda-tenda darurat agar kawasan pengungsian kembali tertata. Aktivitas pembongkaran ini terlihat di beberapa titik, seperti di kawasan Kantor DPRK, Kampung Karang Bundar, Desa Durian, dan Desa Benua pada Minggu siang. Khusus di Kecamatan Karang Baru, dari 142 unit yang telah selesai dibangun, sebanyak 129 di antaranya sudah mulai dihuni oleh warga. Pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas juga tetap menjadi prioritas utama selama masa transisi. Setiap unit hunian telah disuplai dengan perlengkapan dasar seperti kasur, kompor beserta gas, peralatan tidur, hingga kipas angin. Di samping itu, paket sembako untuk kebutuhan 24 hari ke depan turut disalurkan secara merata guna menjamin ketahanan pangan warga selama masa pemulihan pascabencana. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK