faktakalbar

Pemerintah Kerahkan 661 Ribu Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Penulis: Redaksi Friday, 13 March 2026 📖 2 menit
Pemerintah Kerahkan 661 Ribu Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
Faktakalbar.id, JAKARTA - Pemerintah mengerahkan kekuatan bersinergi guna menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugas, Kamis (12/03/2026). Baca Juga:   Kemenko Polkam Perkuat Tata Kelola Keamanan Hayati Melalui Rakor Konvensi Senjata Biologi Komitmen tersebut ditegaskan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026. Pemerintah menekankan bahwa pengamanan dan kelancaran arus mudik merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan berbagai instansi dan elemen masyarakat. "Hari ini kita dapat melihat bersama bahwa pasukan yang akan terlibat langsung dalam pengamanan arus mudik telah melalui proses pemeriksaan kesiapan. Saya tekankan kembali bahwa kekuatan yang ditampilkan saat ini adalah pasukan yang terlibat secara langsung di lapangan, sementara kekuatan yang mendukung secara tidak langsung jumlahnya bahkan lebih besar," ujar Menko Polkam Djamari Chaniago. Ia menjelaskan bahwa TNI dan Polri bekerja sama dengan Basarnas, BNPB, BMKG, serta elemen masyarakat lainnya. Persiapan pengamanan ini telah dilakukan sejak awal Ramadan dengan merujuk pada evaluasi tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Djamari juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan pengguna jalan, seperti penggunaan rest area yang tepat dan tidak berhenti di bahu jalan tol yang dapat menghambat arus lalu lintas. "Semoga seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun perjalanan balik mudik," katanya. Baca Juga:   Setahun Danantara Indonesia, Prabowo Minta Pengelolaan Aset Berdampak Nyata bagi Rakyat Senada dengan hal tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sebanyak 661.243 personel gabungan telah disiapkan untuk mendukung operasi yang akan berlangsung selama 13 hari tersebut. Pemerintah juga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan BMKG. "Pemerintah juga menyiapkan berbagai alternatif rute perjalanan guna memastikan pelayanan arus mudik dan arus balik tetap berjalan dengan lancar. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan lokasi evakuasi, tempat pengungsian, serta langkah-langkah penanganan pada tahap pra-bencana, saat bencana, maupun pascabencana," kata Listyo Sigit . Selain aspek keamanan dan cuaca, Kapolri memastikan ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi cukup sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah menyediakan berbagai pilihan moda transportasi, mulai dari kereta api, bus, pesawat, hingga kendaraan pribadi dengan dukungan subsidi dan stimulus. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik untuk tetap mengutamakan keselamatan, berhati-hati di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas, agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga pada Hari Raya Idulfitri," pungkasnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK