faktakalbar

Percepat Distribusi Bantuan, BNPB dan Pemda Optimalkan Perbaikan Akses Darat Sumbar

Penulis: Redaksi Thursday, 04 December 2025 📖 2 menit
Percepat Distribusi Bantuan, BNPB dan Pemda Optimalkan Perbaikan Akses Darat Sumbar
Faktakalbar.id, PADANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) bersama pemerintah daerah terus menggenjot perbaikan akses darat Sumbar pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Provinsi Sumatra Barat. Kerusakan infrastruktur yang masif di sejumlah titik jalan dan jembatan menjadi kendala utama dalam penanganan darurat, khususnya pendistribusian bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Baca Juga: Kebut Pembersihan Material Longsor Gunung Salak, Tim Gabungan Pulihkan Akses Jalan Bener Meriah Sebagai respon cepat, pengerahan alat berat dilakukan secara masif untuk membuka isolasi wilayah. Berdasarkan data yang dihimpun, kerusakan infrastruktur terjadi di berbagai tingkatan jalan. Tercatat kerusakan pada jalan kabupaten/kota mencapai 321 titik, jalan provinsi sebanyak 172 titik, dan jalan nasional sebanyak 62 titik. Untuk menangani kerusakan vital ini, Balai Pelaksana Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum telah mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 25 unit alat berat saat ini bekerja keras memperbaiki kerusakan di jalan nasional yang tersebar di Kabupaten Solok, Agam, dan Tanah Datar. Sementara itu, Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sumbar fokus menangani pemulihan jalan provinsi. Tak hanya jalan, kebutuhan jembatan darurat juga mendesak. Sebanyak 22 unit jembatan bailey dibutuhkan segera untuk memulihkan konektivitas di Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang, dan Tanah Datar. “Perkembangan pada Rabu (3/12), personel dan alat berat membersihkan material longsor pada sejumlah titik di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Solok dan Pasaman,” tulis laporan resmi BNPB. Selain pembersihan jalan, normalisasi sungai juga terus dilakukan, salah satunya pembersihan material lumpur, batu, dan kayu di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Agam. Diharapkan dengan pulihnya perbaikan akses darat Sumbar, distribusi bantuan pangan dan non-pangan dapat berjalan lebih efektif. Distribusi Bantuan via Udara ke Wilayah Terisolir Menyikapi masih adanya daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, BNPB menggandeng Basarnas dan TNI untuk melanjutkan operasi jembatan udara. Langkah ini krusial untuk memastikan warga di titik-titik terisolir di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Agam tetap mendapatkan pasokan logistik. Pada operasi hari Rabu (3/12) hingga pukul 18.00 WIB, tim gabungan berhasil mendistribusikan total 6,5 ton bantuan pangan dan non-pangan. Baca Juga: Fokus Buka Akses Jalan Tertutup Longsor, BNPB dan Pemprov Sumbar Percepat Distribusi Bantuan Bantuan tersebut disebar ke wilayah Kabupaten Agam (4,1 ton), Padang Pariaman (843 kg), Solok (808 kg), Kota Pariaman (430 kg), dan Pesisir Selatan (250 kg). Paket bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan dasar seperti sembako, biskuit, air mineral, makanan bayi, susu kemasan, obat-obatan, pembalut, paket sandang, hingga kasur lipat. “Total berat bantuan pangan dan non-pangan yang telah didistribusikan melalui transportasi udara sejak 28 November hingga 3 Desember 2025 mencapai 18 ton,” jelas laporan tersebut. Operasi pemulihan ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk segera memulihkan kondisi Sumatra Barat dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan di tengah masa tanggap darurat ini. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK