Tembus Pasar Global, Pindad Resmi Pasok Senjata untuk Arab Saudi
Faktakalbar.id, RIYADH -
Industri pertahanan kebanggaan Indonesia,
PT Pindad
, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.
Baca Juga:
Bikin F-22 Raptor Terlihat Usang, Jet Tempur Generasi Keenam Boeing F-47 Siap Terbang Perdana 2028
Perusahaan pelat merah ini resmi menandatangani
Memorandum of Agreement
(MoA) dengan
Saudi Arabian Military Industries Defence Systems
(
SAMI DS
) untuk memasok persenjataan ke Arab Saudi.
Kesepakatan strategis tersebut diteken langsung oleh Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, dan General Manager SAMI Defence Systems, Mansour Qaed Alharbi, di sela-sela perhelatan
World Defence Show
2026
di
Riyadh Exhibition & Convention Center
, Senin (9/2/2026).
Kerja sama ini menjadi tonggak sejarah baru bagi PT Pindad.
Untuk pertama kalinya, produsen senjata asal Bandung ini dipercaya tidak hanya sebagai pemasok, tetapi juga terlibat langsung dalam pemanfaatan fasilitas produksi dan alih teknologi di Arab Saudi.
Langkah ini sejalan dengan dukungan terhadap program transformasi
Saudi Vision 2030
.
"Penandatanganan MoA ini menjadi langkah penting bagi PT Pindad sebagai industri pertahanan Indonesia dalam upaya menjadi bagian dari rantai pasok global,"
ujar perwakilan PT Pindad dalam keterangan resminya.
Sebelum kesepakatan ini terwujud, produk-produk senjata buatan Pindad telah melewati serangkaian uji ketangguhan yang ketat di Arab Saudi sepanjang tahun 2024 hingga 2025.
Baca Juga:
Tahan Banting di Medan Ekstrem, Pindad Rilis “Armo” Pistol Polimer Pertama Buatan Indonesia
Keberhasilan melewati fase pengujian tersebut membuktikan kualitas alutsista Indonesia mampu bersaing dengan standar internasional.
Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini jajaran petinggi PT Pindad, antara lain Direktur Produksi Hera Rosmiati, GM Divisi Senjata Arif Puji Santoso, dan Manager Ekspor Samuel Zefanya.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya membuka peluang produksi dan pengembangan senjata Pindad di luar negeri, tetapi juga memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di kawasan Timur Tengah.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.