faktakalbar

Polres Sekadau Sisir Sungai Kapuas, Pastikan Kawasan Wisata Bebas PETI

Penulis: Redaksi Tuesday, 07 October 2025 📖 1 menit
Polres Sekadau Sisir Sungai Kapuas, Pastikan Kawasan Wisata Bebas PETI
Faktakalbar.id, SEKADAU - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau melaksanakan patroli ke Sungai Kapuas, dengan menyisir kawasan objek wisata Lawang Kuari dan Suak Payung di Desa Sungai Ringin , Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, untuk mencegah aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Senin (06/10/25). Baca Juga:   Pelaku PETI di Sekayam Kabur, Diduga “Operasi Senyap” Bocor Kegiatan patroli yang bersifat preventif ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Zainal Abidin, yang didampingi oleh KBO Satreskrim IPDA Eric Ibrahim Pattimura, beserta sejumlah personel dari Satreskrim dan Polsek Sekadau Hilir. Kasat Reskrim IPTU Zainal menjelaskan, patroli tersebut merupakan langkah rutin yang dilakukan pihaknya untuk memastikan wilayah perairan, khususnya di sepanjang aliran Sungai Kapuas, tetap bersih dari aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. “Patroli ini merupakan langkah rutin untuk memastikan wilayah sungai tetap bersih dari aktivitas PETI. Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya kegiatan penambangan tanpa izin di Suak Payung maupun di sekitar objek wisata Lawang Kuari,” terang IPTU Zainal. Ia menegaskan bahwa Polres Sekadau akan terus meningkatkan pengawasan, terutama di titik-titik yang rawan digunakan sebagai lokasi aktivitas PETI. Baca Juga:   Pencarian Berakhir, 7 Korban Tewas di Tambang Freeport Grasberg Berhasil Dievakuasi Selain penindakan, pihaknya juga aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya dan sanksi hukum dari kegiatan tersebut. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas PETI. Kegiatan itu bukan hanya melanggar hukum, tapi juga dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan berdampak buruk bagi ekosistem serta kehidupan masyarakat di sekitar sungai,” tutupnya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK