faktakalbar

PON Bela Diri Dibuka, Diharapkan Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Nasional

Penulis: Redaksi Sunday, 12 October 2025 📖 2 menit
PON Bela Diri Dibuka, Diharapkan Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Nasional
Faktakalbar.id, KUDUS – Sejarah baru bagi dunia olahraga Indonesia terukir hari ini. Pekan Olahraga Nasional ( PON ) khusus cabang Bela Diri untuk pertama kalinya secara resmi dibuka di Gedung Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (11/10/2025) sore. Ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga bela diri di kancah nasional dan internasional. Baca Juga: Atlet Bela Diri Kalbar Tiba, Siap Berlaga di PON Acara pembukaan diawali dengan laporan kesiapan dari Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Suwarno, sebelum dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Bela Diri sebagai Lumbung Prestasi Dalam sambutannya, Marciano Norman menyoroti peran vital cabang olahraga bela diri sebagai penyumbang medali utama bagi Indonesia di ajang internasional seperti SEA Games. Ia mengapresiasi penuh Djarum Foundation yang telah menyediakan fasilitas kelas dunia untuk PON Bela Diri 2025 Kudus. “Berdasarkan data yang ada, sekitar 30 persen medali SEA Games diraih dari cabang olahraga bela diri. Ini bukti bahwa sektor bela diri merupakan lumbung prestasi nasional,” ujar Marciano Norman. Deputi IV Bidang Industri Olahraga Kemenpora yang turut hadir juga mengamini signifikansi acara ini. “Kudus menjadi saksi sejarah lahirnya PON Bela Diri pertama di Indonesia,” ujarnya. Dukungan Penuh dan Semangat Daerah Dukungan untuk ajang ini datang dari berbagai pihak. Perwakilan Djarum Foundation, Ryan Gozali, menyambut hangat seluruh kontingen dan berpesan agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas. Usai seremoni, acara dilanjutkan dengan penancapan bendera PON Bela Diri di Alun-Alun Kudus sebagai simbol persatuan. Baca Juga: Targetkan Dua Emas, Pontianak Lepas 19 Atlet Bela Diri Menuju PON II Kudus Meski disambut antusias, ada catatan dari daerah. Ketua KONI Kalimantan Barat, Fachrudin D. Siregar, menilai persiapan PON Bela Diri 2025 Kudus terkesan mendadak. Namun, ia tetap memuji semangat tinggi seluruh kontingen. “Seandainya ajang PON Bela Diri ini dipersiapkan sejak awal, bukan tidak mungkin prestasi atlet-atlet bela diri kita akan berbicara lebih banyak di tingkat internasional. Namun demikian, kami bangga hampir seluruh provinsi dapat mengirimkan atletnya untuk bertanding,” ujar Fachrudin. Ajang ini diikuti oleh 2.646 atlet dari 37 provinsi yang akan berlaga di 10 cabang olahraga: Gulat, Judo, Karate, Kempo, Sambo, Taekwondo, Tarung Derajat, Pencak Silat, Wushu, dan Kick Boxing. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK