faktakalbar

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Netizen Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

Penulis: Redaksi Thursday, 29 January 2026 📖 2 menit
Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Netizen Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran
Faktakalbar.id, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara , Jakarta, Rabu (28/1/2026). Baca Juga:  Prabowo Lantik Pengurus DEN, Fokus Kedaulatan Energi 2030 Pelantikan ini mencakup unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 134/P Tahun 2025 dan Nomor 6/P Tahun 2026 . Namun, langkah pembentukan dan pelantikan struktur baru ini menuai sorotan tajam dari publik di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan urgensi pembentukan badan tersebut di tengah isu efisiensi anggaran negara. Salah satu sorotan datang terkait dugaan tumpang tindih tugas antara DEN dengan kementerian teknis yang sudah ada. "Jika dewan energi dibentuk, lantas untuk apa lagi Kementerian ESDM pak? Serius tanya, dari masyarakat awam yang tinggal di pegunungan," tulis akun Facebook Faizul Akmal Siregar menanggapi kabar pelantikan tersebut. Senada dengan hal itu, warganet lain menyoroti potensi pemborosan anggaran akibat gemuknya struktur pemerintahan di pusat. Akun Dodi Zulhedi mengkritik banyaknya lembaga baru yang dinilai membebani pengeluaran negara. "Banyak kali lembaganya, apa tidak terlalu pemborosan dalam pengeluaran anggaran? Apa tidak digaji? Badan ini, badan itu, buang sana sini, dan orangnya itu-itu saja," tulisnya. Kritik lebih tajam dilontarkan oleh akun Oesni Usni, yang membandingkan kondisi anggaran di pusat dengan pemangkasan anggaran di daerah. Baca Juga:   Respons Bahlil Soal Isu Tambang Ilegal Jadi Biang Kerok Banjir Bandang Sumatera Ia menyayangkan adanya pemangkasan dana desa dan APBD demi efisiensi, sementara struktur kabinet dan lembaga di pusat justru semakin membesar. "Kabinet Kementerian di Pusat makin gemuk, lembaga ditambah otomatis perlu anggaran yang besar. Uang hanya berputar di kalangan kelompok elit politik penguasa dan pengusaha pusat saja. Daerah sebagai penghasil dan penyumbang pendapatan anggaran negara jadi kering sehingga roda ekonomi melambat," keluhnya. Susunan Anggota yang Dilantik Terlepas dari pro dan kontra di dunia maya, prosesi pelantikan tetap berjalan khidmat. Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian DEN. Selain Bahlil, tujuh menteri lainnya turut dilantik sebagai anggota DEN dari unsur pemerintah, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Sementara itu, dari unsur pemangku kepentingan, nama-nama yang dilantik meliputi Johni Jonatan Numberi, Mohammad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono. Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara serta pemberian ucapan selamat yang diawali oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK