faktakalbar

PSI Resmi Kantongi SK Kemenkum, Sosok "Bapak J" Jadi Teka-teki

Penulis: Redaksi Saturday, 11 October 2025 📖 1 menit
PSI Resmi Kantongi SK Kemenkum, Sosok "Bapak J" Jadi Teka-teki
Faktakalbar.id, NASIONAL - Partai Solidaritas Indonesia (PSI ) kini resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2025-2030 dari Kementerian Hukum (Kemenkum). Meskipun SK sudah di tangan, PSI masih merahasiakan identitas sosok "Bapak J" yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. SK diserahkan oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas , kepada Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, di Kantor Kemenkum, Jakarta, Jumat (10/10/2025). "Hari ini saya menyerahkan surat keputusan Menteri Hukum baik mengenai anggaran dasar, kemudian lambang partai, dan juga susunan kepengurusan kepada Sekjen PSI," kata Supratman. Baca Juga:  Jenderal Bintang Satu Baru di Lingkaran Prabowo: Eks Ajudan Jokowi Sukses Bongkar Kasus Narkoba 1,6 Ton Kini Sandang Pangkat Brigjen! Supratman sendiri tidak bersedia mengungkapkan identitas "Bapak J" yang tercantum dalam SK. Raja Juli Antoni mengonfirmasi bahwa susunan kepengurusan DPP PSI tidak berbeda dengan yang diumumkan saat pelantikan. Ia menambahkan, pengumuman identitas "Bapak J" akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. "Insya Allah secepat mungkin [Bapak J diumumkan]," ujar Raja Juli. Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa "Bapak J" adalah Presiden Republik Indonesia ketujuh, Joko Widodo , yang merupakan ayah dari Kaesang dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Beberapa waktu lalu, Kaesang hanya menyebut bahwa sosok berinisial J tersebut berlatar belakang politikus dan pengusaha. "Dewan Pembina. Ketua: Yang Terhormat bapak J. Saya diperintahkan oleh Mas Ketum biar Mas Ketum yang menjelaskan," kata Raja Juli saat mengumumkan pengurus baru periode 2025-2030, pada Jumat (26/9/2025). Baca Juga:  Pertemuan Dua Jam Prabowo-Jokowi Jadi Pembuka Konsolidasi Para Tokoh di Kertanegara (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK