faktakalbar

Putin Pamer Kekuatan Industri Pertahanan: Produksi Roket Naik 9 Kali, Amunisi 22 Kali Lipat

Penulis: Redaksi Sunday, 28 December 2025 📖 2 menit
Putin Pamer Kekuatan Industri Pertahanan: Produksi Roket Naik 9 Kali, Amunisi 22 Kali Lipat
Faktakalbar.id, MOSKOW – Presiden Rusia , Vladimir Putin , mengungkapkan data mengejutkan terkait lonjakan kapasitas produksi industri pertahanan negaranya. Dalam pertemuan pemerintah yang membahas program persenjataan negara periode 2027–2036, Putin mengklaim bahwa produksi amunisi dan alat penghancur Rusia telah meningkat tajam hingga lebih dari 22 kali lipat dibandingkan level tahun 2022. Baca Juga:   Spesies Langka! Hanya AS dan Rusia yang Masih Operasikan Kapal Penjelajah di 2025 Penyataan tersebut disampaikan Putin saat memimpin rapat tinjauan parameter inti program persenjataan jangka panjang Rusia pada Minggu (28/12/2025). Menurutnya, langkah-langkah dukungan pemerintah yang tepat waktu telah memungkinkan Rusia memperkuat basis material dan teknis industri pertahanannya dalam waktu singkat. “Sebagai referensi ini cukup menarik... senjata artileri roket meningkat 9,6 kali lipat... dan alat penghancur serta amunisi meningkat lebih dari 22 kali lipat, ” ujar Putin memaparkan data statistik. Rincian Lonjakan Produksi Putin merinci kenaikan produksi di hampir seluruh sektor strategis. Produksi senjata lapis baja tercatat naik 2,2 kali lipat, sementara kendaraan lapis baja ringan seperti kendaraan tempur infanteri ( Infantry Fighting Vehicle ) dan pengangkut personel ( APC ) meningkat 3,7 kali lipat. Sektor udara dan teknologi tinggi juga tak luput dari percepatan. Baca Juga:   Akhir Tragis “Raksasa” Udara: An-22 Terakhir Rusia Jatuh, Kru Gugur Usai Hindari Pemukiman Pesawat militer mengalami kenaikan produksi sebesar 4,6 kali lipat, serta peralatan komunikasi dan peperangan elektronik ( Electronic Warfare ) melonjak hingga 12,5 kali lipat. “Peralatan komunikasi dan peperangan elektronik meningkat 12,5 kali lipat, pelindung tubuh individu meningkat hampir 18 kali lipat,” tambah Putin. Belajar dari Perang Putin menegaskan bahwa pengalaman tempur yang diperoleh pasukan Rusia selama konflik (yang disebut Moskow sebagai operasi militer khusus) menjadi landasan utama dalam membentuk struktur masa depan angkatan bersenjata. Ia menyebut perusahaan pertahanan Rusia kini beroperasi dalam "mode stabil" untuk memasok kebutuhan unit di garis depan maupun militer secara keseluruhan. “Pengalaman yang sangat berharga yang diterima pasukan ini sepenuhnya digunakan untuk membentuk citra baru angkatan bersenjata dan kompleks industri pertahanan,” tegasnya. Ke depan, Putin menekankan pentingnya adopsi teknologi kecerdasan buatan ( AI ), penggunaan material canggih, serta fokus pada pengurangan biaya produksi ( cost reduction ) untuk menjaga keberlanjutan industri pertahanan. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK