Ratusan Jemaat GPdI Maranatha Khidmat Ikuti Ibadah Natal 2025 di Teluk Batang
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA –
Ratusan umat Kristiani di Kecamatan
Teluk Batang
, Kabupaten Kayong Utara, melaksanakan rangkaian ibadah perayaan Natal tahun 2025 dengan suasana penuh khidmat.
Kegiatan keagamaan ini dipusatkan di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Maranatha, Desa Teluk Batang Selatan, pada Jumat malam (5/12/2025).
Baca Juga:
Kapolres Sintang Pantau Pengamanan Ibadah Paskah di Gereja-gereja Kota Sintang
Ibadah dimulai sekitar pukul 18.00 WIB dan dihadiri oleh kurang lebih 147 jemaat yang datang dari berbagai wilayah sekitar. Perayaan kali ini dipimpin langsung oleh Pendeta Marlon Refles Watsuke.
Dalam khotbahnya, pihak gereja mengangkat tema "Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi."
Tema ini menjadi pesan utama yang disampaikan kepada jemaat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Seluruh rangkaian liturgi berjalan dengan tertib. Para jemaat tampak antusias mengikuti setiap sesi ibadah Ibadah Natal di Teluk Batang, mulai dari puji-pujian hingga doa bersama. Kegiatan tersebut berakhir pada pukul 21.00 WIB dengan situasi yang kondusif.
Pengamanan Gabungan Lintas Sektoral
Guna memastikan kenyamanan dan kelancaran prosesi ibadah, pengamanan dilakukan secara terpadu di sekitar lokasi gereja.
Aparat gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri dari Polsek Teluk Batang, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan di sejumlah titik strategis.
Fokus pengamanan meliputi area pintu masuk, lingkungan sekitar gereja, hingga pengaturan arus lalu lintas di jalur akses menuju lokasi.
Baca Juga:
Ribuan Jemaat Ikuti Ibadah Paskah 2025 di Sekadau, Polisi Pastikan Keamanan
Kehadiran petugas gabungan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan jemaat dapat beribadah dengan tenang.
Sinergi antara elemen masyarakat dan aparat keamanan ini berhasil menciptakan suasana yang aman dan terkendali. Hingga seluruh jemaat membubarkan diri, tidak ditemukan adanya gangguan ketertiban umum.
Kelancaran kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan terjaganya toleransi dan stabilitas keamanan di wilayah Kayong Utara.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.