faktakalbar

Rombak Jajaran, PT Timah Tunjuk Eks Komandan Kopassus Jadi Direktur Operasi

Penulis: Redaksi Saturday, 01 November 2025 📖 1 menit
Rombak Jajaran, PT Timah Tunjuk Eks Komandan Kopassus Jadi Direktur Operasi
Faktakalbar.id, NASIONAL – PT Timah Tbk (TINS) merombak jajaran pengurusnya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Langkah signifikan diambil dengan menunjuk Mayjen TNI (Purnawirawan) Handy Geniardi , mantan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sebagai Direktur Operasi perseroan. Handy Geniardi menggantikan Nur Adi Kuncoro, yang sebelumnya diberhentikan sementara dari jabatan tersebut pada Senin, (13/10/2025). Corporate Secretary PT Timah, Rendi Kurniawan, menyatakan bahwa perubahan pengurus ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola perusahaan. Baca Juga:  Kemhan dan TNI Renovasi Gereja di Papua Pegunungan, Kapasitas Jemaat Jadi 200 "PT Timah Tbk berkomitmen memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja operasional, dan memastikan kontribusi perusahaan bagi negara serta masyarakat dapat terus berjalan," kata Rendi dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025). Manajemen optimistis pengurus baru dapat memperkuat daya saing dan meningkatkan efisiensi perusahaan ke depan. Berikut adalah susunan lengkap pengurus PT Timah Tbk berdasarkan hasil RUPSLB: Dewan Komisaris Komisaris Utama/Independen: Agus Rohman Komisaris Independen: Yuslih Ihza Mahendra Komisaris Independen: M. Hitta Tunggal Komisaris: Rizani Usman Komisaris: Eniya Listiani Dewi Dewan Direksi  Direktur Utama: Restu Widiyantoro Wakil Direktur Utama: Harry Budi Sidharta Direktur Operasi: Handy Geniardi Direktur Pengembangan Usaha: Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fina Eliani Direktur Sumber Daya Manusia: Andi Seto Gadhista Asapa Direktur Produksi dan Komersial: Ilhamsyah Mahendra Baca Juga:  Perkuat Perbatasan, TNI Bangun Pipanisasi Air Bersih di Papua Pegunungan (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK