Peringatan Keras Rusia: Angkatan Laut Siap Terobos Jika Barat Nekat Blokade Laut
Faktakalbar.id, MOSKOW
– Ketua Dewan Maritim Rusia,
Nikolay Patrushev
, menegaskan bahwa Angkatan Laut
(AL) Rusia
akan menggagalkan setiap upaya negara-negara Barat yang mencoba memberlakukan blokade laut terhadap negaranya.
Baca Juga:
Diplomasi di Lapangan Hijau: Dubes Rusia dan Kemlu RI Gelar Pertandingan Persahabatan
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya tekanan internasional terhadap kapal-kapal tanker Rusia di jalur pelayaran strategis, Selasa (17/2/2026).
Patrushev, yang juga merupakan penasihat Presiden Vladimir Putin, melabeli tindakan pencegatan kapal tanker Rusia oleh pihak Barat sebagai aksi "perompakan".
Ia secara khusus menyoroti insiden pencegatan kapal tanker Grinch oleh AL Prancis di Mediterania pada Januari lalu, serta ancaman dari Inggris dan sejumlah negara Eropa lainnya yang berencana melakukan penahanan sistematis terhadap armada Rusia guna menegakkan sanksi.
"Jika kita tidak memberikan respons tegas, maka Inggris, Prancis, bahkan negara-negara Baltik akan semakin berani mencoba memblokade akses negara kita ke laut,"
tegas Patrushev.
Sebagai langkah antisipasi, Rusia tengah menyiapkan berbagai mekanisme balasan melalui jalur politik dan hukum internasional.
Namun, Patrushev menekankan bahwa jika diperlukan, blokade tersebut akan diterobos secara fisik oleh kekuatan militer angkatan laut.
Baca Juga:
Hadiri Forum BRICS di Jakarta, Dubes Rusia Serukan Transisi Energi yang Adil dan Seimbang
Untuk mendukung misi perlindungan ekspor komoditas vital seperti minyak, gandum, dan pupuk, pemerintah Rusia berencana memperkuat armada laut lepas dan samudra dalam program pembangunan kapal jangka panjang hingga tahun 2050.
Patrushev menilai kehadiran kekuatan AL yang signifikan di wilayah terpencil menjadi kunci utama untuk melawan dominasi Barat yang kini mulai goyah di lautan.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.