Tiga Pianis Muda Pontianak Bersinar di Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025
Faktakalbar.id, JAKARTA –
Ajang pencarian bakat musik klasik bergengsi, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025, sukses diselenggarakan di Institut Français d’Indonésie (
IFI
) Jakarta, Minggu (14/12/2025).
Kompetisi ini menjadi panggung pembuktian bagi ratusan musisi muda dari berbagai penjuru tanah air untuk menunjukkan teknik dan musikalitas terbaik mereka.
Baca Juga:
Pontianak Mantapkan Posisi di Peta Musik Klasik Indonesia
Tahun ini, kompetisi diikuti oleh sekitar 200 peserta yang datang dari 11 kota di seluruh Indonesia.
Tingginya partisipasi ini mencerminkan antusiasme yang besar serta perkembangan positif dunia musik klasik, khususnya instrumen piano, di berbagai daerah.
Dominasi Wakil Pontianak
Dalam gelaran tersebut, delegasi dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan.
Tiga pianis muda asal Pontianak sukses menyabet gelar juara di kategori yang berbeda, membuktikan bahwa talenta dari daerah mampu bersaing ketat di panggung nasional.
Prestasi pertama dipersembahkan oleh Gladys Kasan yang berhasil meraih Juara 3 pada Kategori Pemula B.
Penampilannya dinilai juri menunjukkan potensi musikal yang sangat menjanjikan meski masih berusia dini.
Selanjutnya, Lindsy Alexa berhasil mengamankan posisi Juara 2 pada Kategori Lanjutan A.
Lindsy tampil dengan performa yang matang dan penuh penghayatan, berhasil memukau juri di tengah persaingan yang sangat kompetitif.
Golden Ticket Menuju ASA 2027
Pencapaian puncak diraih oleh Samuel Dazhill. Tampil gemilang di hadapan para juri, Samuel berhasil menyabet Juara 1 pada Kategori Lanjutan C, mengungguli seluruh peserta lainnya.
Kemenangan ini semakin istimewa karena Samuel juga dianugerahi
Golden Ticket
menuju Ananda Sukarlan Award (ASA) 2027.
Baca Juga:
Lima Musisi Muda Kalbar Siap Berlaga di Panggung Nasional
Penghargaan tersebut merupakan kesempatan langka dan prestisius yang membuka jalan bagi Samuel untuk melangkah ke panggung kompetisi internasional yang lebih tinggi.
Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa ajang ini memiliki visi jangka panjang bagi perkembangan musik di Indonesia.
"Keberhasilan para peserta ini menjadi bukti nyata bahwa talenta musik dari daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan, apresiasi seni, serta penguatan jejaring antar musisi muda Indonesia," bunyi pernyataan resmi penyelenggara.
Standar Penjurian Profesional
Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025 dikenal konsisten menghadirkan standar penjurian yang profesional. Hal ini dilakukan untuk mendorong perkembangan pianis muda Indonesia agar siap menuju level internasional.
Dengan terselenggaranya kompetisi ini, diharapkan semangat bermusik, kedisiplinan dalam berlatih, dan kecintaan terhadap seni piano terus tumbuh dan menginspirasi generasi muda di seluruh Indonesia.
(*Red)
Tag:
#Musik Klasik Indonesia
#Pianis Muda Pontianak
#Institut Français d’Indonésie
#Ananda Sukarlan Award
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.