faktakalbar

Konflik Timur Tengah Memanas, Kedubes AS Instruksikan Pegawai Tetap di Tempat

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 1 menit
Konflik Timur Tengah Memanas, Kedubes AS Instruksikan Pegawai Tetap di Tempat
Faktakalbar.id, YERUSALEM – Kedutaan Besar ( Kedubes ) Amerika Serikat (AS) untuk Israel menginstruksikan seluruh pegawai pemerintah dan anggota keluarga mereka untuk tetap berada di tempat menyusul serangan balasan Iran terhadap aset militer AS di Timur Tengah, Selasa (03/03/2026). Baca Juga:   Insiden “Friendly Fire”, Pertahanan Udara Kuwait Tak Sengaja Tembak Jatuh 3 Jet F-15 Amerika Serikat Pihak Kedubes menegaskan belum ada kepastian untuk mengevakuasi warga AS dari wilayah konflik, termasuk Israel. Saat ini, warga Amerika yang ingin meninggalkan wilayah tersebut diarahkan menggunakan layanan antar-jemput mandiri ke perbatasan Taba atau Yordania melalui koordinasi dengan kementerian setempat. "Kedutaan Besar AS saat ini belum dapat mengevakuasi atau memberikan bantuan langsung kepada warga Amerika yang meninggalkan Israel," bunyi pernyataan resmi Kedubes AS di Yerusalem. Di Washington, Presiden AS Donald Trump memperkirakan operasi militer negaranya terhadap Iran akan berlangsung sekitar empat pekan. Ia mengakui adanya potensi korban jiwa dari kalangan militer AS dalam durasi perang tersebut. Namun, agresi yang dimulai sejak Sabtu (28/02) ini mendapat sorotan tajam di dalam negeri. Hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan hanya 27 persen warga AS yang menyetujui serangan militer tersebut. Baca Juga:   Whistleblower John Kiriakou Sebut Donald Trump Putuskan Serang Iran Pekan Ini Sebaliknya, sebanyak 43 persen responden menyatakan tidak setuju atas agresi yang telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran tersebut. Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa 56 persen warga AS menilai Presiden Donald Trump terlalu mudah menggunakan kekuatan militer untuk memajukan kepentingan negara. Situasi ini terus memicu ketidakpastian keamanan di kawasan Timur Tengah hingga pemberitahuan lebih lanjut. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK