faktakalbar

Setelah Pajak, Purbaya Ancam Pecat Pegawai Nakal Bea Cukai!

Penulis: Redaksi Monday, 13 October 2025 📖 1 menit
Setelah Pajak, Purbaya Ancam Pecat Pegawai Nakal Bea Cukai!
Faktakalbar.id, NASIONAL – Program bersih-bersih di internal Kementerian Keuangan terus berlanjut. Setelah memecat 26 pegawai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak Mei 2025, dengan 13 lainnya menyusul, kini giliran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang mendapat peringatan keras. Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ia tidak akan ragu menerapkan sanksi pemecatan bagi aparat Bea Cukai yang terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang atau fraud . "Terkait pemecatan, (di Bea Cukai) belum ada, tapi pesannya sama. Ke depan kita akan bersihkan aparat pajak maupun bea cukai dari praktik-praktik yang mungkin kurang baik," ujar Purbaya dalam diskusi daring, Jumat, (10/10/2025). Baca Juga:  Menkeu Purbaya Jawab Usulan Gaji PNS Daerah Dibayar Pusat: APBN Belum Mampu Ia mengirimkan pesan tegas bahwa masa lalu tidak akan diungkit, namun ia tidak akan memberikan toleransi bagi pelanggaran yang terjadi di masa kepemimpinannya. "Saya enggak melihat ke belakang, tapi kalau di sini masih ada yang macam-macam lagi saya akan berhentikan juga," tegasnya. Meski begitu, kebijakan tegas ini diimbangi dengan strategi penghargaan ( reward ). Purbaya menjanjikan insentif khusus bagi pegawai pajak dan bea cukai jika mereka berhasil mencapai target yang ambisius, yaitu menaikkan rasio pajak ( tax ratio ) Indonesia dari level 10% ke 12%. Menurutnya, ini adalah bagian dari perlakuan yang adil ( fair treatment ), di mana ada sanksi tegas bagi yang melanggar dan ada penghargaan bagi yang berprestasi. "Kalau bisa 12% dalam waktu satu tahun, kita akan kasih insentif ke mereka. Supaya fair treatment , ada hukuman, ada juga reward kalau mereka bekerja dengan baik," kata Purbaya. Baca Juga:  Tarik Dana Makan Bergizi Gratis Tak Terserap, Purbaya: Saya Sebarin ke yang Lebih Siap (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK