faktakalbar

Tangani Kebakaran Lahan di Batanghari BNPB Keluarkan Peringatan Siaga Cuaca Ekstrem Nasional

Penulis: Redaksi Wednesday, 29 April 2026 📖 2 menit
Tangani Kebakaran Lahan di Batanghari BNPB Keluarkan Peringatan Siaga Cuaca Ekstrem Nasional
Faktakalbar.id, JAMBI - Di tengah ancaman hidrometeorologi basah di sejumlah provinsi kejadian bencana hidrometeorologi kering berupa kebakaran lahan di Batanghari menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Peristiwa ini mencuat seiring dengan dirilisnya hasil pemutakhiran data penanganan bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) periode awal pekan ini yang memperlihatkan peningkatan risiko titik api di sejumlah kawasan. Baca Juga:  BNPB Sebut Karhutla Mendominasi Bencana Akhir Pekan, Puluhan Hektare Lahan di Kalimantan Terbakar Insiden kebakaran lahan di Batanghari terjadi secara spesifik di wilayah Desa Simpang Terusan Kecamatan Muara Bulian Provinsi Jambi pada Senin (27/4/2026). Cuaca kering dan material sisa tumbuhan di lokasi kejadian membuat api dengan cepat merambat dan menghanguskan area lahan seluas dua hektare. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari langsung bergerak ke lokasi usai menerima laporan. Petugas akhirnya berhasil menaklukkan dan memadamkan kobaran api secara total setelah mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam kebakaran ke titik lokasi. Hingga saat ini pihak berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti munculnya titik api di lahan tersebut. Menyikapi fenomena ini pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis proyeksi dan prakiraan cuaca ekstrem pada periode 28 hingga 30 April 2026. Di samping potensi curah hujan sedang hingga sangat lebat di sebagian besar wilayah Indonesia pantauan BMKG juga menyoroti tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah. Pada Selasa (28/4/2026) beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Papua Selatan terpantau masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Menindaklanjuti potensi tersebut pihak BNPB mengimbau masyarakat dan elemen pemerintah daerah untuk segera meningkatkan kesiapsiagaan guna menghadapi ancaman hidrometeorologi kering tersebut. Koordinasi lintas instansi dinilai sangat krusial agar bencana kebakaran hutan dan lahan skala besar dapat dicegah sedini mungkin. Baca Juga:  Karhutla di Kutai Barat Hanguskan Satu Hektare Lahan Perkebunan Sementara itu pemerintah daerah bersama tim satuan tugas gabungan diinstruksikan untuk segera melaksanakan langkah pencegahan. Tim satuan tugas dapat melakukan patroli rutin di area wilayah dengan tingkat kemudahan terbakar yang tinggi. Petugas juga dituntut aktif memberikan edukasi dan mengimbau masyarakat sekitar kawasan hutan untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan ke posko terdekat jika menemukan titik api baru agar penanganan dapat dieksekusi secara cepat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK