faktakalbar

Pasokan Air Terganggu Akibat Bencana, Pemkab Padang Pariaman Gencarkan Distribusi Air Bersih

Penulis: Redaksi Monday, 15 December 2025 📖 1 menit
Pasokan Air Terganggu Akibat Bencana, Pemkab Padang Pariaman Gencarkan Distribusi Air Bersih
Faktakalbar.id, PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Pemerintah Pusat, TNI, Polri, serta dinas terkait bergerak cepat menangani dampak bencana banjir dan longsor. Fokus utama saat ini adalah melakukan pendistribusian air bersih secara intensif kepada warga terdampak dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman . Baca Juga:   Air Mulai Surut, BNPB dan Warga Langkat Kebut Perbaikan Tanggul dan Pompanisasi Distribusi air bersih ini diprioritaskan untuk wilayah-wilayah yang akses airnya terganggu serta lokasi posko pengungsian. Langkah ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sembari menunggu pulihnya infrastruktur air di daerah tersebut. Kerahkan Armada Gabungan Dalam operasinya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengerahkan satu unit armada dari Perumda Tirta Anai dengan kapasitas 4.000 liter dan dua unit armada berkapasitas 4.000 liter dari Dinas Pekerjaan Umum. Dukungan signifikan juga datang dari Polda Riau yang mengirimkan bantuan armada tambahan. Baca Juga:   Infrastruktur Rusak Diterjang Longsor, Pemerintah Kerahkan Armada Tangki Atasi Krisis Air di Padang Pariaman Sebanyak enam unit mobil tangki dengan kapasitas antara 4.000 hingga 8.000 liter diterjunkan dan dikoordinasikan langsung oleh Polres Padang Pariaman untuk memperluas jangkauan distribusi. Teknis penyaluran dilakukan melalui mobil tangki keliling, penyediaan titik distribusi ( drop point ) di posko pengungsian, serta pembagian langsung ke keluarga terdampak. Depo Beroperasi 24 Jam Untuk memastikan kelancaran suplai, pengisian air armada dilakukan di dua lokasi, yakni depo Sungai Durian Tungka di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan depo Sungai Buluah di Kecamatan Lubuk Alung. Afdul, staf Perumda Tirta Anai yang bertugas di Depo Sungai Durian, memastikan kesiapan pasokan air. "Dua depo pengisian milik Perumda Tirta Anai ini mampu memenuhi kebutuhan semua armada, dan selama masa darurat bencana ini kami beroperasi 24 jam," jelas Afdul. Pemerintah berkomitmen untuk terus memonitor ketersediaan air bersih guna memastikan kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK