Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Polres Kapuas Hulu Sebar 47,5 Ton Beras Murah di 23 Titik
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU –
Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu menggelar
Gerakan Pangan Murah (GPM)
secara serentak di 23 titik di seluruh wilayah
Kabupaten Kapuas Hulu
, Jumat (13/3/2026).
Langkah ini diambil untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan yang dilansir dari laman
Pontianak Post
ini, sebanyak 47,5 ton beras didistribusikan kepada masyarakat.
Selain beras, pasar murah ini juga menyediakan komoditas lain seperti minyak goreng dan gula dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Baca Juga:
Tungku Kayu Lupa Dimatikan, Sebuah Rumah Petani Lansia di Kapuas Hulu Ludes Terbakar
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, menegaskan bahwa inisiasi ini merupakan langkah konkret untuk membantu ekonomi masyarakat menengah ke bawah.
“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial saja. Melainkan ini adalah bantuan sosial, langkah konkret untuk menekan laju inflasi dan memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” tegas AKBP Roberto.
Ia juga berharap melalui intervensi harga ini, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pangan yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Kami berharap dengan adanya GPM ini, fluktuasi harga pangan di pasar dapat lebih terkendali, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Polres Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait guna menjaga kondusifitas ekonomi di Kapuas Hulu," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Cabang Perum Bulog Putussibau, M. Khilnan Rianda, memastikan bahwa stok pangan di wilayah Kapuas Hulu dalam kondisi aman.
Pihaknya juga berencana menyalurkan Bantuan Pangan (Bapang) berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng kepada 30.167 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dalam waktu dekat.
"Jadi masyarakat tetap tenang dalam beribadah di bulan suci Ramadhan dan menyambut hari raya Idulfitri 1447, serta tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar terkait kebutuhan bahan pokok khususnya beras, minyak goreng dan gula di Kabupaten Kapuas Hulu,“ pungkas Khilnan.
Baca Juga:
Tujuh Penambang PETI Tewas Tertimbun Tanah Runtuh di Desa Bugang tepuai Kapuas Hulu
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.