faktakalbar

Tembus Wilayah Terisolir, Pemerintah Terbangkan 4 Ton Bantuan BBM ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

Penulis: Redaksi Wednesday, 10 December 2025 📖 2 menit
Tembus Wilayah Terisolir, Pemerintah Terbangkan 4 Ton Bantuan BBM ke Bener Meriah dan Aceh Tengah
Faktakalbar.id, BANDA ACEH – Pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuan logistik strategis ke wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh. Pada Selasa (9/12), sebanyak 4 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar diterbangkan langsung untuk memenuhi kebutuhan energi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Baca Juga: Dukung Distribusi Logistik di Tapanuli Tengah, BNPB Gelar Operasi Udara dan Modifikasi Cuaca Distribusi bantuan BBM tersebut dikirim melalui jalur udara menggunakan pesawat CN milik TNI Angkatan Udara (AU). Bantuan diterbangkan dari Pos Pendamping Nasional di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah. Selain menyuplai bahan bakar, pemerintah juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga terdampak. Pada hari yang sama, pesawat Hercules TNI AU dikerahkan untuk mengangkut bantuan permakanan seberat 10 ton. Langkah pemanfaatan jalur udara ini diambil karena akses darat ke beberapa lokasi masih terbatas akibat kerusakan infrastruktur. Pengiriman udara menjadi solusi cepat untuk memastikan pasokan logistik sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan di wilayah terisolir. Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya memulihkan rantai pasok energi di wilayah bencana. Baca Juga: Jalan Nasional Putus Total, BNPB Dampingi Perbaikan Akses dan Pencarian Korban di Sumbar Hingga Senin (8/12), pemulihan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh dilaporkan telah mencapai 90 persen. Tercatat sebanyak 174 SPBU sudah beroperasi normal, sementara 18 SPBU lainnya masih belum dapat beroperasi. Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Aceh, Misbah Bukhori, mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah akses menuju Aceh Tengah. Namun, pihaknya telah menyiapkan skema distribusi alternatif untuk memastikan bantuan BBM tetap tersalurkan. “Hanya ke Aceh Tengah yang masih terbatas akses daratnya, yang lain tidak ada masalah untuk jalur darat dan udara. Kita menemukan jalur-jalur di wilayah Aceh barat daya yang depotnya itu di Meulaboh. Secara bertahap kita komitmen dengan tim-tim terkait yang membuka jalur untuk terus mengoptimalkan pengiriman walaupun bukan pakai mobil tangki tapi mobil pick up dengan wadah yang kita bawa seperti toren ukuran satu ton. Meski di tengah keterbatasan dengan segala cara kami tempuh untuk distribusi BBM ke seluruh wilayah di Aceh,” terang Misbah Bukhori. Bersamaan dengan distribusi logistik, upaya penanganan darurat fisik terus berjalan. Pemerintah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Selain itu, pembangunan jembatan bailey (jembatan darurat) juga dipercepat guna membuka kembali akses transportasi yang sempat terputus. Komitmen pemerintah pusat dan daerah, bersinergi dengan BUMN seperti Pertamina, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi di Aceh pascabencana. Baca Juga: Percepat Distribusi Bantuan, BNPB dan Pemda Optimalkan Perbaikan Akses Darat Sumbar (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK