faktakalbar

Tensi Memanas! China Kepung Taiwan Lewat Operasi "Misi Keadilan 2025", 90 Pesawat Tempur Terobos ADIZ

Penulis: Redaksi Tuesday, 30 December 2025 📖 1 menit
Tensi Memanas! China Kepung Taiwan Lewat Operasi "Misi Keadilan 2025", 90 Pesawat Tempur Terobos ADIZ
Faktakalbar.id, BEIJING/TAIPEI – Ketegangan di kawasan Asia Timur kembali memuncak setelah Tentara Pembebasan Rakyat ( PLA ) China meluncurkan latihan militer besar-besaran bersandi "Misi Keadilan 2025" pada Senin (29/12/2025). Operasi ini mencakup lima zona strategis yang secara efektif mengepung Pulau Taiwan , dengan fokus utama pada simulasi blokade pelabuhan dan patroli kesiapan tempur laut-udara. Baca Juga:   Pentagon Endus Rencana Beijing: China Siap Invasi Taiwan 2027 demi “Kemenangan Mutlak” Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (ROC) melaporkan adanya lonjakan aktivitas militer yang signifikan di wilayahnya. Sebanyak 90 pesawat tempur PLA terdeteksi menerobos garis median selat dan memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan, sebuah langkah yang dinilai sangat provokatif. "Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (ROC) telah menyatakan ada 90 pesawat PLA yang menerobos garis median dan memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan," ungkap laporan otoritas pertahanan Taiwan. Targetkan Kelompok Separatis Pemerintah China melalui Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara, Chen Binhua, menegaskan bahwa latihan militer ini merupakan respons tegas terhadap apa yang mereka sebut sebagai provokasi bertahun-tahun. Baca Juga:  Hanya Selemparan Batu dari Taiwan, Rencana Jepang ‘Bentengi’ Pulau Yonaguni Bikin China Murka Chen menyebut operasi ini secara spesifik menargetkan aktivitas separatis yang menggaungkan kemerdekaan Taiwan serta upaya campur tangan kekuatan asing. "Chen Binhua... menuturkan latihan tersebut bertujuan untuk membendung kolusi antara kekuatan 'kemerdekaan Taiwan' dan elemen eksternal yang membahayakan perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan," jelas Chen. Lebih lanjut, pihak Beijing menyatakan bahwa langkah militer yang dilakukan oleh Komando Palagan Timur PLA ini adalah upaya fundamental untuk melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah China dari ancaman perpecahan. "Serta secara fundamental melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah, " tegas pernyataan tersebut. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK