Tensi Memanas! China Kepung Taiwan Lewat Operasi "Misi Keadilan 2025", 90 Pesawat Tempur Terobos ADIZ
Faktakalbar.id, BEIJING/TAIPEI –
Ketegangan di kawasan
Asia Timur
kembali memuncak setelah Tentara Pembebasan Rakyat (
PLA
) China meluncurkan latihan militer besar-besaran bersandi "Misi Keadilan 2025" pada Senin (29/12/2025).
Operasi ini mencakup lima zona strategis yang secara efektif mengepung
Pulau Taiwan
, dengan fokus utama pada simulasi blokade pelabuhan dan patroli kesiapan tempur laut-udara.
Baca Juga:
Pentagon Endus Rencana Beijing: China Siap Invasi Taiwan 2027 demi “Kemenangan Mutlak”
Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (ROC) melaporkan adanya lonjakan aktivitas militer yang signifikan di wilayahnya.
Sebanyak 90 pesawat tempur PLA terdeteksi menerobos garis median selat dan memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan, sebuah langkah yang dinilai sangat provokatif.
"Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (ROC) telah menyatakan ada 90 pesawat PLA yang menerobos garis median dan memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan,"
ungkap laporan otoritas pertahanan Taiwan.
Targetkan Kelompok Separatis
Pemerintah China melalui Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara, Chen Binhua, menegaskan bahwa latihan militer ini merupakan respons tegas terhadap apa yang mereka sebut sebagai provokasi bertahun-tahun.
Baca Juga:
Hanya Selemparan Batu dari Taiwan, Rencana Jepang ‘Bentengi’ Pulau Yonaguni Bikin China Murka
Chen menyebut operasi ini secara spesifik menargetkan aktivitas separatis yang menggaungkan kemerdekaan Taiwan serta upaya campur tangan kekuatan asing.
"Chen Binhua... menuturkan latihan tersebut bertujuan untuk membendung kolusi antara kekuatan 'kemerdekaan Taiwan' dan elemen eksternal yang membahayakan perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan,"
jelas Chen.
Lebih lanjut, pihak Beijing menyatakan bahwa langkah militer yang dilakukan oleh Komando Palagan Timur PLA ini adalah upaya fundamental untuk melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah China dari ancaman perpecahan.
"Serta secara fundamental melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah,
" tegas pernyataan tersebut.
(Ra)
Tag:
#Konflik China Taiwan
#Selat Taiwan
#Misi Keadilan 2025
#Tentara Pembebasan Rakyat (PLA)
#Chen Binhua
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.