Terima Dubes Estonia, Kepala Bakamla RI Bahas Proyek NMSS dan Keamanan Siber
Faktakalbar.id, JAKARTA –
Kepala
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI
, Laksdya TNI Irvansyah menerima kunjungan kehormatan (
Courtesy Call
) dari
Duta Besar Estonia untuk Indonesia
, H.E. Veikko Kala.
Baca Juga:
TNI AL dan Gakkum Kehutanan Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Ilegal Asal Kalbar
Pertemuan strategis ini membahas peluang kerja sama di bidang keamanan maritim dan teknologi digital, Kamis (29/01/2026).
Bertempat di Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, agenda pertemuan difokuskan pada pembahasan peluang kolaborasi dalam proyek
National Maritime Surveillance System
(NMSS).
Selain itu, dibahas pula isu keamanan dan ancaman terhadap infrastruktur bawah laut, mengingat reputasi Estonia sebagai negara yang unggul dalam keamanan siber dan digitalisasi.
Pembahasan ini sejalan dengan hubungan bilateral Indonesia–Estonia yang saat ini tengah berfokus pada akselerasi teknologi digital, sektor maritim, dan ekonomi.
Baca Juga:
Rampung Diperbaiki, Kemhan Serahkan Kembali KRI Teluk Kupang-519 ke TNI AL
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bakamla RI menjelaskan urgensi dari sistem pengawasan maritim nasional.
“NMSS merupakan proyek strategis nasional yang dikelola oleh Bakamla RI dengan tujuan membangun sistem keamanan laut yang terpusat dan terintegrasi secara real time dengan instansi terkait lainnya,”
jelas Irvansyah.
Lebih lanjut, kedua belah pihak turut mendiskusikan peluang kerja sama lainnya, seperti peningkatan kapasitas pencegahan dan penanggulangan kejahatan siber.
Isu ini dinilai semakin relevan dengan tantangan keamanan maritim modern.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara Bakamla RI dan Estonia, khususnya dalam implementasi NMSS.
Hal ini selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2023 tentang Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan Indonesia dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia (KKPH).
Kerja sama ini mencakup penguatan pemantauan keamanan laut, peningkatan kemampuan pengawak peralatan sistem informasi, serta pengembangan sistem informasi keamanan dan keselamatan laut nasional secara efektif dan efisien.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.