faktakalbar

Tiga Wilayah di Indonesia Dilanda Banjir, BNPB Ungkap Data Dampak dan Penanganan

Penulis: Redaksi Monday, 15 September 2025 📖 2 menit
Tiga Wilayah di Indonesia Dilanda Banjir, BNPB Ungkap Data Dampak dan Penanganan
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) merilis rangkuman situasi terkini dan penanganan bencana yang terjadi pada Minggu, (14/9) hingga Senin, (15/9) pukul 07.00 WIB. Terdapat tiga kejadian bencana banjir signifikan yang dilaporkan di tiga provinsi berbeda: Sulawesi Tengah, Riau, dan Papua. Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jawa Timur dan Jawa Barat Banjir di Donggala, Sulawesi Tengah Pada Minggu (14/9), banjir melanda Desa Tosale, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang terjadi dalam waktu cukup lama. "Hingga saat ini, pendataan awal mencatat sebanyak 85 kepala keluarga dan 85 unit rumah terdampak," tulis BNPB dalam laporannya. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, banjir menyebabkan kerusakan pada tiga fasilitas pendidikan dan dua jembatan. Selain itu, ruas jalan sepanjang 15 meter ambles, mengganggu aktivitas warga. Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala terus melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyalurkan bantuan kepada warga. Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Penanganan Banjir di Bali, BNPB Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir di Pekanbaru, Riau dan Sorong, Papua Selain di Sulawesi Tengah, banjir juga terjadi di Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (14/9) malam. Banjir di Pekanbaru disebabkan oleh pasang surut air laut yang mengakibatkan meluapnya air Sungai Siak di Kelurahan Bambu Kuning. “Berdasarkan data yang diterima BNPB, tercatat sebanyak 60 jiwa dan 15 unit rumah terdampak,” jelas laporan tersebut. BPBD Kota Pekanbaru segera melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan darurat. Pada hari yang sama, banjir juga melanda tujuh distrik di Kabupaten Sorong, Papua, akibat hujan deras. “Berdasarkan data yang diterima, dilaporkan sebanyak 300 kepala keluarga dan 300 rumah terdampak,” tambah BNPB. BPBD Kabupaten Sorong berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pertolongan dan penanganan darurat bagi warga. Baca Juga: Banjir Bali Surut, BNPB Fokus Cari Korban Hilang dan Percepat Pemulihan Imbauan BNPB: Waspada Bencana Hidrometeorologi Mengingat tingginya potensi hujan di berbagai wilayah, BNPB mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca dari instansi berwenang. BNPB juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat keluarga dan komunitas. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat diimbau untuk segera melaporkannya kepada aparat desa atau BPBD setempat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK