faktakalbar

Antisipasi Serangan Drone, Menhan Sjafrie Perketat Pengamanan Kilang Pertamina Plaju

Penulis: Redaksi Saturday, 13 December 2025 📖 1 menit
Antisipasi Serangan Drone, Menhan Sjafrie Perketat Pengamanan Kilang Pertamina Plaju
Faktakalbar.id, PALEMBANG – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin , melakukan peninjauan langsung ke Kilang Pertamina RU III Plaju, Palembang . Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan objek vital nasional serta memperkuat sinergi antara sektor pertahanan dan energi, Kamis (11/12/25). Baca Juga:   Tembus Medan Ekstrem Sumatera, Kemhan Terima Armada Taktis ‘Scorpio Vigar’ dari Agrinas Dalam kunjungannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pengamanan instalasi strategis Pertamina merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto . Kolaborasi yang melibatkan Kementerian Pertahanan (Kemhan), TNI, dan Pertamina ini dinilai sebagai langkah krusial dalam menghadapi berbagai potensi ancaman modern. "Kolaborasi ini menjadi langkah strategis menghadapi potensi gangguan distribusi energi dan ancaman modern seperti serangan drone," tegas Sjafrie dalam arahannya. Gelar Sistem Anti-Drone Sebagai bentuk langkah konkret pengamanan, Menhan mengungkapkan bahwa strategi pertahanan di kilang minyak tersebut tidak hanya mengandalkan penempatan personel TNI dan pengawasan akses yang ketat. Lebih jauh, teknologi canggih seperti sistem anti-drone dan pengoperasian drone intai juga dikerahkan untuk memitigasi serangan udara nirawak. Baca Juga:  Tragedi Terra Drone Kemayoran: 22 Tewas Terjebak, Pintu Akses Tunggal Jadi Sorotan Sjafrie juga menekankan pentingnya disiplin tinggi, kewaspadaan, serta semangat kolektif dari seluruh elemen yang bertugas. Hal ini mutlak diperlukan demi menjaga kelancaran dan keamanan operasional kilang energi nasional yang menjadi tulang punggung distribusi bahan bakar di wilayah tersebut. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK