Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, TNI AL Kirim 100 Personel ke Italia
Faktakalbar.id, JAKARTA
– Kementerian Pertahanan (
Kemhan
) melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi rencana pengiriman 100 personel
TNI AL
ke
Italia
.
Baca Juga:
Perkuat Alutsista, Italia Ajukan Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke TNI AL
Para prajurit terpilih ini akan menjalani pelatihan khusus sebelum resmi menjadi awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Jumat (27/2/2026).
Program pelatihan ini mencakup pembinaan teknis dan praktik langsung di atas kapal selama proses pelayaran dari Italia menuju Indonesia.
Rico memastikan bahwa personel yang dipilih merupakan prajurit terbaik dengan pengalaman mumpuni di bidang perkapalan.
“Sekitar 100 personel direncanakan akan mengikuti pelatihan di Italia, termasuk pelatihan langsung di kapal selama proses pelayaran dari Italia menuju Indonesia,”
ujar Rico di Jakarta.
Meski 100 personel disiapkan untuk pelatihan awal, kebutuhan total awak untuk kapal induk tersebut diperkirakan jauh lebih besar.
Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Yayan Sofiyan, menyebutkan bahwa TNI AL setidaknya harus menyiapkan sekitar 500 pelaut sebagai kru inti.
“Personelnya itu ada sekitar 500 pelaut yang harus mengawaki. Dari mulai sekarang sampai level perwiranya harus memiliki kompetensi kompetensi khusus sebagai pengawak kapal induk,”
jelas Yayan.
Baca Juga:
Masuk Wilayah Ilegal, TNI AL Thailand Lepas Tembakan Peringatan ke Kapal Nelayan Malaysia
Jumlah tersebut diprediksi bisa bertambah karena belum mencakup kru pendukung di luar divisi navigasi, seperti awak penerbangan dan sistem
aviation
.
Selain kesiapan sumber daya manusia, TNI AL juga tengah mematangkan infrastruktur pendukung, mulai dari tempat bersandar hingga kebutuhan logistik teknis yang krusial bagi operasional kapal induk dalam jangka waktu lama.
Hingga saat ini, pihak TNI AL masih menunggu penyelesaian proses akuisisi yang tengah berjalan di tingkat Kementerian Pertahanan, pemerintah Italia, serta galangan kapal Fincantieri.
Persiapan intensif ini dilakukan guna memastikan pengoperasian kapal induk pertama Indonesia tersebut dapat berjalan maksimal demi memperkuat kedaulatan maritim nasional.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.