faktakalbar

TNI dan Polri Jaga Ketat Kunjungan Presiden di IKN

Penulis: Redaksi Tuesday, 13 January 2026 📖 1 menit
TNI dan Polri Jaga Ketat Kunjungan Presiden di IKN
Faktakalbar.id, NASIONAL - Aparat gabungan dari Kepolisian dan TNI menggelar apel kesiapan pasukan untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Petugas melaksanakan apel tersebut di depan Istana Garuda, IKN, Senin pagi (12/1/2026). Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU, Letkol Inf Andhika Ganessakti, memimpin langsung jalannya apel bersama Kapolres Penajam Paser Utara , AKBP Andreas Alek Danantara. Baca Juga: Rusak Kawasan Penyangga IKN, Pemodal Tambang Batubara Ilegal di Bukit Soeharto Diseret ke Meja Hijau Kegiatan ini bertujuan mengecek kesiapan seluruh personel dalam menjamin keamanan Kepala Negara selama berada di ibu kota baru. Kapolres AKBP Andreas Alek Danantara menjelaskan bahwa pihaknya membagi tugas personel gabungan ke dalam berbagai tim khusus. Ia menempatkan pasukan di titik-titik vital seperti kawasan inti pemerintahan, Bandara VVIP, landasan helikopter, rute perjalanan, hingga area Istana Garuda. Waspadai Dinamika Lapangan Dalam arahannya, Letkol Inf Andhika Ganessakti menekankan poin krusial kepada seluruh personel. Ia meminta pasukan memahami tugas pokok dan mewaspadai situasi lapangan, khususnya di area pembangunan IKN yang masih sibuk. Baca Juga:  Fasilitas Sudah Mewah, Basuki Sindir Keras CPNS: Kalau Tak Mau Pindah ke IKN Itu ‘Goblok’ “Pahami tugas pokok, waspadai dinamika lapangan di area pembangunan IKN, deteksi dini ancaman, serta sikap humanis tapi tegas. Pastikan sterilisasi total, pantau sentimen wilayah penyangga, dan laporkan segala kecurigaan melalui rantai komando,” tegas Andhika. Aparat gabungan menutup apel pada pukul 10.30 WITA dengan memastikan situasi aman dan kondusif. Sinergi TNI dan Polri menjadi kunci utama kelancaran agenda kunjungan Presiden di Kalimantan Timur. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK