faktakalbar

Langit Dubai Berduka: Manuver 'Split-S' Terakhir Tejas Mk1A Akhiri Hidup Sang Komandan

Penulis: Redaksi Tuesday, 25 November 2025 📖 2 menit
Langit Dubai Berduka: Manuver 'Split-S' Terakhir Tejas Mk1A Akhiri Hidup Sang Komandan
Faktakalbar.id, DUBAI - Sorak sorai kekaguman di ajang Dubai Airshow 2025 seketika berubah menjadi jeritan horor. Pameran dirgantara bergengsi yang seharusnya berakhir meriah pada Kamis (21/11/25), justru ditutup dengan tragedi memilukan ketika jet tempur kebanggaan India, Tejas Mk1A , menghantam tanah dan menyebabkan ledakan dahsyat. Baca Juga:  Mengupas A400M: Pesawat Angkut ‘Penjembatan’ C-130 dan C-17 Milik TNI AU Insiden fatal tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 waktu setempat. Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, pesawat milik Angkatan Udara India ( IAF ) itu tengah melakukan demonstrasi udara tingkat tinggi. Petaka bermula saat pesawat melakukan manuver Split-S —sebuah gerakan membalikkan pesawat lalu menukik tajam setengah lingkaran ke arah bawah. Nahas, pesawat tersebut gagal menyeimbangkan ketinggian ( pull up ) tepat waktu. Dari ketinggian kurang dari 500 kaki, jet tempur itu menukik tajam dan menghantam tanah di dekat landasan pacu, memicu ledakan dahsyat dan asap hitam pekat. Wing Commander Vikram Singh, seorang pilot uji veteran dengan pengalaman lebih dari 1.500 jam terbang, gugur dalam tugas. Analisis video memperlihatkan tidak ada upaya pelontaran kursi ( ejection seat ) yang aktif, diduga karena ketinggian yang terlalu rendah saat insiden terjadi. Baca Juga:  Drone ‘REAPER’ TNI AU Kembali Terpantau Mengudara di Langit Kubu Raya Penghormatan Terakhir dari Rekan Sejawat Suasana duka menyelimuti seluruh area pameran. Taylor Hiester, pilot aerobatik F-16 Amerika Serikat yang juga menjadi peserta, menggambarkan betapa suramnya atmosfer pasca-kejadian. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, tim F-16 AS memutuskan membatalkan pertunjukan penutup mereka. Dalam unggahan emosionalnya, Hiester melukiskan kepedihan yang dirasakan seluruh komunitas penerbang. “Kami semua diam-diam menyaksikan kejadian itu dari kejauhan. Hati kami hancur memikirkan kru pemeliharaan India yang berdiri di samping tempat parkir pesawat yang kini kosong, dengan barang-barang pilot yang masih tertinggal di mobil sewaannya,” ungkap Hiester. Pihak Angkatan Udara India (IAF) telah mengonfirmasi gugurnya Wing Commander Vikram Singh dan menyebut peristiwa ini sebagai "kehilangan yang sangat mendalam". Meski tidak ada korban jiwa di darat karena jatuhnya pesawat di area steril, otoritas Uni Emirat Arab (UEA) segera bergerak cepat memadamkan api dan mengamankan lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK