faktakalbar

Tragis, Petani dan 3 Ekor Sapi Mati Tersambar Petir di Kapuas Hulu Saat Hujan Deras

Penulis: Redaksi Tuesday, 14 April 2026 📖 2 menit
Tragis, Petani dan 3 Ekor Sapi Mati Tersambar Petir di Kapuas Hulu Saat Hujan Deras
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU – Insiden nahas menimpa seorang petani bernama Hamdan (47) asal Desa Menaren, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Ia ditemukan meninggal dunia, diduga kuat akibat insiden warga tersambar petir di Kapuas Hulu saat tengah memberi pakan ternak di area kebun miliknya pada Minggu (12/4/2026). Baca Juga:  Nahas! Sedang Asik Mancing, Tiga Warga Tersambar Petir di Ketapang, Satu Tewas Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu Iptu Jamali membenarkan adanya peristiwa maut tersebut. Berdasarkan laporan awal yang diterima oleh pihak kepolisian, insiden tragis ini terjadi saat kondisi cuaca di lokasi kejadian sedang memburuk secara signifikan. Iptu Jamali menuturkan bahwa kronologi kejadian bermula pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban berangkat dari rumah menuju kebun menggunakan kendaraan sepeda motor dengan tujuan utama memberi pakan ternak sapi peliharaannya. Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Mentebah pada saat kejadian dilaporkan sedang diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang disertai kilat dan petir. “Korban pamit ke kebun sekitar pukul dua siang. Karena sampai pukul 17.50 WIB, setelah azan magrib, korban belum pulang, istrinya bersama anaknya menyusul ke lokasi,” jelas Iptu Jamali memberikan keterangan resmi mengenai awal mula pencarian korban. Lantaran korban tidak kunjung kembali ke rumah hingga petang menjelang malam hari, pihak keluarga mulai dilanda kepanikan. Istri korban yang merasa curiga akhirnya memutuskan untuk menyusul langsung ke lokasi kebun bersama sang anak guna memastikan kondisi keselamatan suaminya. Setibanya di lokasi kejadian, istri korban mendapati suaminya sudah tergeletak di atas tanah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Baca Juga:  Tewas Tersambar Petir, Seorang Ibu Rumah Tangga di Kubu Raya Alami Luka di Kepala Tragisnya, peristiwa ini tidak hanya memakan korban jiwa manusia. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa tidak jauh dari posisi korban tergeletak, ditemukan sebanyak tiga ekor sapi peliharaan milik korban yang juga sudah dalam keadaan mati tergeletak. “Melihat kondisi itu, istri dan anak korban langsung membawa korban ke Puskesmas Mentebah. Namun setelah tiba di puskesmas dan diperiksa tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Dugaan kuat korban meninggal akibat sambaran petir,” terang Iptu Jamali menambahkan rincian evakuasi. Menyikapi peristiwa jatuhnya korban jiwa ini, aparat kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keselamatan kepada seluruh lapisan masyarakat setempat. Warga diminta untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman cuaca ekstrem peralihan musim. Masyarakat yang beraktivitas di area terbuka, seperti lahan pertanian maupun perkebunan, didorong untuk segera mencari tempat berlindung yang aman dan tertutup apabila hujan deras turun. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial guna mencegah berulangnya kasus warga tewas tersambar petir di Kapuas Hulu di masa-masa mendatang. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK