Truk Muat Drum Bekas Bio Solar Tabrak Tiang PLN dan Rumah Warga di Kapuas Hulu
Kapuas Hulu –
Sebuah
truk
yang mengangkut puluhan drum bekas bio solar mengalami kecelakaan dengan menabrak tiang listrik PLN dan salah satu rumah warga di Jalan Lintas Selatan, Desa Tanjung Intan, Kecamatan Mentebah, Kabupaten
Kapuas Hulu
, Kalimantan Barat, Senin (16/3/2026) subuh.
Informasi kejadian tersebut diterima redaksi dari warga melalui pesan
WhatsApp.
Selain laporan singkat, redaksi juga menerima kiriman video dari seorang warga berinisial N yang memperlihatkan kondisi truk dan lokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Baca Juga:
Pakai Motor Tangki Modifikasi, Lima Pelaku Penimbunan BBM Subsidi di Pontianak Terancam Enam Tahun Penjara
Berdasarkan keterangan warga setempat, kendaraan tersebut bukan merupakan truk ekspedisi, melainkan kerap digunakan untuk mengangkut minyak solar.
Distribusi solar tersebut disebut-sebut sering dilakukan menuju wilayah Benit yang diduga menjadi lokasi gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) untuk keperluan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
“Drum memang sudah kosong, karena minyaknya sudah diantar ke pembeli. Setelah mengantar solar itu, dalam perjalanan pulang, langsung terjadi kecelakaan,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan publik terkait lemahnya pengawasan distribusi BBM bersubsidi di daerah.
Dugaan adanya penyalahgunaan BBM untuk aktivitas ilegal dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum.
Baca Juga:
Bupati Pastikan Stok BBM dan LPG di Ketapang Aman, Warga Dilarang Panic Buying
Masyarakat mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BPH Migas, Pertamina, serta aparat penegak hukum agar lebih tegas menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan terhadap dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa kecelakaan maupun dugaan distribusi BBM tersebut.
(*Reni)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.