Trump Ingin Caplok Greenland, NATO Buka Suara
Faktakalbar.id, INTERNASIONAL -
Ambisi terbuka Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mencaplok wilayah Greenland memancing spekulasi liar mengenai stabilitas keamanan global.
Menanggapi isu panas tersebut, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (
NATO
) akhirnya buka suara.
Kepala Pasukan NATO di Eropa, Jenderal
Alexus Grynkewich
, memberikan tanggapan resmi saat melakukan kunjungan ke Finlandia, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga:
Gagal Lindungi Maduro, Jenderal Paspampres Venezuela Dipecat
Ia menegaskan bahwa ancaman akuisisi wilayah tersebut tidak membuat aliansi militer Barat goyah.
Jenderal Grynkewich memastikan bahwa operasional militer di
Eropa
tetap berjalan normal meskipun Trump terus melontarkan retorika ingin menguasai wilayah otonom Denmark tersebut.
Ia menepis kekhawatiran bahwa situasi ini akan memicu perpecahan internal.
"Jadi saya melihat kita jauh dari krisis saat ini," tegas Grynkewich kepada awak media.
Siap Pertahankan Wilayah
Lebih lanjut, Grynkewich menyatakan bahwa pasukannya tetap dalam kondisi siaga penuh untuk melindungi seluruh anggota aliansi, tanpa terpengaruh oleh manuver politik Washington.
"Belum ada dampak pada pekerjaan saya di tingkat militer hingga saat ini. Saya hanya ingin mengatakan bahwa kami siap untuk mempertahankan setiap inci wilayah aliansi hingga hari ini," ujarnya.
Ambisi Agresif Trump
Isu ini mencuat setelah Presiden Trump berulang kali menyuarakan keinginannya agar AS mengambil alih kendali atas Greenland, pulau di kutub utara yang kaya mineral strategis.
Trump bahkan tidak mengesampingkan opsi penggunaan kekuatan militer untuk mewujudkan hal tersebut.
Kekhawatiran komunitas internasional semakin memuncak mengingat baru saja pekan lalu pasukan AS sukses melakukan operasi militer untuk menggulingkan rezim di Venezuela, yang menandakan kebijakan luar negeri AS yang kian agresif.
Baca Juga:
Rusia Tembakkan Rudal Oreshnik ke Gerbang NATO
Meski militer NATO berusaha meredam ketegangan, jalur diplomasi mulai bergerak cepat.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menjadwalkan pertemuan dengan pejabat dari Denmark dan Greenland pada pekan depan untuk membahas masalah ini secara langsung.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.