faktakalbar

Trump Teken Perintah Eksekutif Perketat Pengawasan Ekspor Senjata AS

Penulis: Redaksi Monday, 09 February 2026 📖 1 menit
Trump Teken Perintah Eksekutif Perketat Pengawasan Ekspor Senjata AS
Faktakalbar.id, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat , Donald Trump , resmi mengeluarkan perintah eksekutif untuk memperketat pengawasan terhadap alih kepemilikan senjata buatan AS dari pembeli kepada pihak ketiga pada Jumat (06/2/2026). Baca Juga:   AS dan Iran Gelar Perundingan Tidak Langsung di Oman, Bahas Nuklir hingga Proxy Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa penggunaan senjata buatan Amerika Serikat tetap mematuhi persyaratan keamanan nasional yang ketat. Dalam perintah yang diumumkan tersebut, Trump memberikan tenggat waktu 90 hari bagi Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri untuk menyusun kriteria tegas. Kriteria ini nantinya akan menetapkan jenis senjata, platform, atau kapabilitas tertentu yang memerlukan pengawasan penggunaan akhir ( end-use monitoring ) secara lebih mendalam. Guna mendukung kebijakan ini, kementerian terkait bersama Menteri Perdagangan akan membentuk kelompok koordinasi khusus. Kelompok ini bertugas melacak penggunaan akhir ekspor senjata serta meningkatkan efisiensi berbagi informasi antar-instansi pemerintah. "Langkah-langkah ini akan meningkatkan upaya berbagi informasi dan efisiensi untuk memastikan sekutu dan mitra mematuhi persyaratan Amerika Serikat serta mengurangi risiko pengalihan," demikian bunyi perintah eksekutif tersebut. Baca Juga:   Daftar Negara Eropa Tolak Board of Peace Trump Selain fokus pada aspek pengawasan, Trump menginstruksikan agar setiap penjualan senjata ke negara lain harus memberikan dampak nyata bagi industri domestik. Penjualan senjata harus mampu mendorong inovasi, mendukung perusahaan pertahanan baru, serta memprioritaskan prinsip "America First". Kebijakan ini juga diarahkan untuk memanfaatkan pembelian dari pihak asing sebagai sarana reindustrialisasi dan perluasan pabrik-pabrik manufaktur di seluruh wilayah Amerika Serikat. Dengan demikian, ekspor alutsista diharapkan dapat memperkuat posisi ekonomi dan kemandirian industri pertahanan AS di kancah global. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK