faktakalbar

Update Bencana Hidrometeorologi Humbahas: 6 Meninggal, BNPB Pasang Internet Starlink

Penulis: Redaksi Monday, 01 December 2025 📖 2 menit
Update Bencana Hidrometeorologi Humbahas: 6 Meninggal, BNPB Pasang Internet Starlink
Faktakalbar.id, HUMBAHAS – Upaya penanganan darurat pasca bencana hidrometeorologi yang meliputi banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, menunjukkan progres positif. Hingga Minggu (30/11), koordinasi lintas sektor berjalan semakin baik dan terpadu. Segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Humbahas telah mendirikan posko darurat terpusat di lapangan sepak bola Desa Panggugunan. Langkah ini sesuai dengan arahan langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ), Letjen TNI Suharyanto. Baca Juga: Akses Darat Sulit, BNPB Kirim 27 Ton Bantuan Logistik dan Peralatan Via Jalur Laut ke Aceh Mewakili pusat, Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi (FPKP) BNPB, Nelwan Harahap, turun langsung memberikan pendampingan di posko yang dipimpin oleh Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan. Fokus pendampingan BNPB mencakup aspek vital seperti operasi pencarian dan pertolongan (SAR), pemenuhan kebutuhan dasar, operasional dapur umum, pelayanan kesehatan, hingga manajemen logistik dan pendataan kaji cepat. Distribusi Logistik dan Internet Gratis Dukungan logistik kini telah tersedia di posko utama. BNPB pada tahap pertama telah menyalurkan berbagai bantuan, antara lain 200 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 1 unit tenda pengungsi, 100 matras, 20 velbed, 100 selimut, pompa alkon, genset, dan perahu polytilen. Direktur FPKP BNPB juga telah bergerak menjenguk warga terdampak yang mengungsi di rumah kerabat untuk menyerahkan bantuan secara langsung. Selain logistik pangan, pemulihan jaringan komunikasi menjadi prioritas. BNPB bersama Diskominfo Humbang Hasundutan memasang perangkat satelit Starlink di tiga titik strategis: Posko Pengungsi Desa Sihombu (Kecamatan Tarabintang), Kantor Camat Pakkat, dan Pos Pengungsi Gereja HKBP Parbotihan (Onan Ganjang). Masyarakat di sekitar lokasi tersebut dipersilakan mengakses layanan internet gratis selama 24 jam untuk memudahkan komunikasi dengan keluarga. Dinas Perhubungan (Dishub) juga berperan aktif memasang penerangan jalan di sekitar posko demi keamanan malam hari. Sementara itu, satuan Tagana dari Dinas Sosial memastikan suplai makanan bergizi tiga kali sehari dari dapur umum. Update Korban: 6 Meninggal, 2 Masih Hilang Berdasarkan data sementara per Minggu (30/11) pukul 16.00 WIB, dampak bencana hidrometeorologi ini cukup masif. Tercatat korban meninggal dunia sebanyak 6 jiwa, 9 orang luka-luka, dan 2 orang masih dalam pencarian. Sebanyak 2.200 warga terpaksa mengungsi, baik di posko maupun menumpang di rumah kerabat. BNPB telah menyediakan tenda keluarga berkapasitas besar di pos induk Desa Panggugunan untuk menampung pengungsi. Baca Juga: Akses Darat Putus Total, BNPB Tempuh Jalur Langit Tembus Isolasi Desa Sihaporas Kerusakan material meliputi 51 unit rumah rusak berat, 22 unit hanyut, 7 rusak sedang, dan 90 rusak ringan. Infrastruktur umum juga lumpuh dengan 2 jembatan hilang, 1 jembatan amblas, serta terdapat 132 titik longsor dan 126 titik jalan amblas. Pantauan visual di Desa Panggugunan memperlihatkan kedahsyatan bencana. Material longsor, lumpur basah, dan batu-batu sebesar truk berserakan menghantam permukiman dan lahan pertanian seluas kurang lebih 768 hektare. Akses Jalur Pakkat-Barus Mulai Terbuka Kabar baik datang dari sektor infrastruktur. Jalur dari Pulo Godang-Pakkat hingga ke Barus yang sebelumnya tertutup material longsor berupa lumpur dan bebatuan besar, kini mulai terbuka dan dapat dilalui kendaraan. Empat alat berat dikerahkan untuk membersihkan jalur tersebut. Meski demikian, petugas tetap berjaga ketat. Jika hujan turun, jalur akan ditutup kembali sementara demi alasan keselamatan. Ke depan, BNPB menyarankan Badan Geologi untuk segera mengkaji wilayah rawan guna rekomendasi relokasi pasca masa tanggap darurat berakhir. Sinergi antara BNPB, Pemda, TNI, Polri, dan relawan membuktikan bahwa kerja bersama adalah kunci menghadapi situasi sulit ini. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK