faktakalbar

Update Longsor Banjarnegara: Tim SAR Temukan Dua Jenazah, Pembangunan Huntara Segera Dimulai

Penulis: Redaksi Saturday, 22 November 2025 📖 2 menit
Update Longsor Banjarnegara: Tim SAR Temukan Dua Jenazah, Pembangunan Huntara Segera Dimulai
Faktakalbar.id, BANJARNEGARA – Operasi pencarian korban bencana alam di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus berlanjut di tengah tantangan cuaca yang dinamis. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga petang pada Jumat (21/11/2025), menjadi ujian tersendiri bagi kegigihan tim SAR gabungan. Kondisi medan yang basah dan tanah yang labil memaksa petugas di lapangan untuk menyesuaikan strategi demi keamanan. Baca Juga: Update Longsor Banjarnegara: 7 Jenazah Ditemukan Hari Ini, Total 10 Meninggal Dunia Genangan air hujan dikhawatirkan dapat menambah beban tanah dan memicu pergerakan tanah susulan yang membahayakan tim penyelamat. Oleh karena itu, strategi teknis diubah dengan membuat jalur sodetan air. Tujuannya adalah mengalihkan aliran air agar menjauh dari area pencarian utama, sehingga tim tetap dapat bekerja mengevakuasi korban tanpa risiko keselamatan yang berlebihan. Meski jarak pandang kerap terganggu dan medan semakin berat, semangat tim SAR tidak surut. Mereka tetap teguh menyisir tiga sektor pencarian yang telah memetakan zona terdampak: sektor A di bagian atas, sektor B di area tengah, dan sektor C di sisi terbawah yang menerima luncuran material longsor Banjarnegara paling besar. Keteguhan tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang berakhirnya operasi harian. Dalam rentang waktu pukul 16.30 WIB hingga 17.00 WIB, tim berhasil mengevakuasi dua jenazah dari reruntuhan. Penemuan ini mengubah data korban jiwa. Total korban meninggal dunia kini tercatat menjadi 12 orang. Angka ini sudah termasuk dua temuan sebelumnya yang berupa potongan tubuh ( body part ) dan kini sedang dalam proses identifikasi mendalam oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Sementara itu, sebanyak 18 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari. Pemerintah Siapkan 50 Unit Huntara Di sisi lain, upaya pemulihan bagi warga terdampak juga mulai berjalan paralel dengan operasi pencarian. Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) bersama pemerintah daerah dan instansi terkait bergerak cepat menyiapkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara). Sebanyak 50 unit Huntara direncanakan akan segera didirikan, dengan opsi penambahan jumlah unit menyesuaikan kebutuhan para penyintas di lapangan. Proses pengerjaan awal dijadwalkan mulai hari ini, Sabtu (22/11/2025), dengan fokus pada penyediaan material dan pembukaan lahan ( land clearing ). Sedangkan konstruksi fisik bangunan ditargetkan mulai berjalan pada Senin (24/11/2025). Baca Juga: Update Tanah Longsor Banjarnegara: Korban Jiwa Bertambah Jadi 3 Orang, 25 Masih Hilang Pemerintah daerah telah mengantongi data warga terdampak dan mereka yang tinggal di zona merah untuk diprioritaskan menempati hunian ini. Ke depan, BNPB juga merencanakan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di lokasi yang aman. Nantinya, ketika warga sudah direlokasi ke hunian tetap, bangunan Huntara ini tidak akan dibongkar, melainkan dialihfungsikan sebagai fasilitas umum seperti dapur bersama untuk mempererat kebersamaan warga pascabencana. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK