faktakalbar

Vatikan Tolak Bergabung Board of Peace Besutan Donald Trump, Tekankan Peran PBB

Penulis: Redaksi Thursday, 19 February 2026 📖 1 menit
Vatikan Tolak Bergabung Board of Peace Besutan Donald Trump, Tekankan Peran PBB
Faktakalbar.id, VATIKAN – Takhta Suci Vatikan secara resmi menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump . Baca Juga:  Di Tengah Kritik ‘Board of Peace’, Prabowo Rangkul MUI: Sinergi Ulama dan Umara Kunci Bangsa Keputusan ini ditegaskan oleh diplomat tertinggi Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, yang menyebut status khusus Vatikan dan peran sentral PBB sebagai alasan utama, Selasa (17/2/2026). Kardinal Parolin menjelaskan bahwa penanganan situasi krisis kemanusiaan, seperti yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina, semestinya tetap dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) dan bukan melalui badan lain di luar organisasi internasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan Vatikan berbeda dari negara lain karena status diplomatiknya yang unik sebagai pengamat tetap di PBB. "Salah satu kekhawatirannya adalah bahwa di tingkat internasional, seharusnya PBB yang mengelola situasi-situasi krisis ini. Ini merupakan salah satu poin yang terus kami tekankan, " papar Parolin. Vatikan saat ini dipimpin oleh Paus Leo XIV, paus pertama asal Amerika Serikat yang dikenal kritis terhadap kebijakan Presiden Donald Trump. Meski Paus Leo XIV telah diundang secara resmi pada Januari lalu untuk bergabung dalam dewan tersebut, ia tetap konsisten menjaga independensi jaringan diplomatik Vatikan yang melayani 1,4 miliar umat Katolik di dunia. Baca Juga:   Siapkan 8.000 Personel ke Gaza, TNI Tunggu Keputusan Politik dan KTT Board of Peace Penolakan Vatikan ini menambah daftar panjang entitas internasional yang enggan bergabung secara resmi dengan BoP, mengikuti jejak Italia dan Uni Eropa yang hanya bersedia mengirimkan perwakilan sebagai pengamat pada KTT perdana di Washington D.C. Di sisi lain, beberapa negara seperti Indonesia tetap memutuskan untuk bergabung, di mana Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Amerika Serikat untuk menghadiri rapat perdana dewan tersebut pada Kamis (19/2/2026). (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK