faktakalbar

Wakil PM Malaysia Apresiasi Sistem Penanggulangan Bencana Indonesia

Penulis: Redaksi Tuesday, 22 April 2025 📖 1 menit
Wakil PM Malaysia Apresiasi Sistem Penanggulangan Bencana Indonesia
Faktakalbar.id, NASIONAL - Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, mengapresiasi sistem manajemen bencana Indonesia dalam kunjungannya ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ), Senin (21/4). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda resmi sebelum pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Kedatangan Wakil PM Malaysia disambut langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, di Graha BNPB, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Suharyanto membagikan pengalaman Indonesia dalam menangani berbagai jenis bencana, mulai dari gempa bumi, letusan gunung berapi, hingga banjir besar. Baca Juga: EMT Indonesia Tangani 660 Pasien di Hari Ke-14 Layanan Medis Pascagempa Myanmar “Bencana tidak bisa dicegah, namun dampaknya dapat ditekan secara terus-menerus,” kata Suharyanto. Ia menambahkan bahwa Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Selain itu, BNPB juga tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Di bulan Mei ini kami bersiaga untuk menghadapi bencana karhutla,” tegasnya. Wakil PM Malaysia mengakui kompleksitas penanggulangan bencana Indonesia jauh lebih tinggi dibanding Malaysia. “Di Malaysia ada banjir dan kebakaran, Alhamdulillah tidak ada letusan gunung api dan gempa bumi. Kami bersyukur,” ujarnya. Menurutnya, pengalaman Indonesia penting untuk dipelajari dan bisa diterapkan oleh tim tanggap darurat Malaysia, termasuk SMART yang pernah bertugas di Turki dan Myanmar. “Kami berharap kerja sama ini diperkuat melalui perjanjian konkret,” katanya, mengacu pada nota kesepahaman yang telah ada sejak 1987. Baca Juga: BNPB dan EMERCOM Rusia Jajaki Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK