faktakalbar

WNA Asal Afrika Mengamuk di Supermarket Kalibata City, Diduga karena Masalah Keluarga

Penulis: Redaksi Wednesday, 23 April 2025 📖 1 menit
WNA Asal Afrika Mengamuk di Supermarket Kalibata City, Diduga karena Masalah Keluarga
Faktakalbar.id, NASIONAL – Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Afrika mengamuk di sebuah supermarket di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Senin (21/04/2025). Insiden tersebut menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyampaikan bahwa insiden itu terjadi akibat pria tersebut diduga mengalami tekanan akibat masalah keluarga. Baca juga: Sindikat TPPO Internasional di Pontianak Terbongkar, Wanita Dijual Rp10 Juta ke China “Ya itu ada masalah keluarga. Kita tak tahu seperti apa penyebab pastinya,” ujar Kompol Mansur pada Selasa (22/04/2025). Penyelidikan juga mengungkap bahwa pria tersebut telah lama tinggal di apartemen Kalibata City dan berada dalam kondisi mabuk akibat pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung. Selain itu, diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya WNA tersebut mengamuk. Sebelumnya, sang istri pernah meminta perlindungan pihak kepolisian karena suaminya menunjukkan perilaku serupa. “Itu pemicunya masalah keluarga karena sudah kejadian dua kali, kemarin juga menjelang Lebaran juga sama. Marah-marah, istrinya minta perlindungan kita,” jelas Kompol Mansur. Saat ini, pria tersebut sedang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mencegah insiden serupa terulang. “Saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Kramat Jati,” tambahnya. Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut terlihat bertelanjang dada dan mengenakan celana pendek, sambil berteriak serta merusak barang-barang yang ada di rak supermarket. (amb) Baca juga: Komisi III DPR Panggil Kapolda Kalteng dan Kapolres Jakarta Timur

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK