faktakalbar

Anggaran Rp2,2 Miliar Hasilnya Disebut Mirip Odong-odong? Mobil Hias MTQ Ketapang Banjir Cibiran Netizen!

Penulis: Redaksi Tuesday, 23 September 2025 📖 2 menit
Anggaran Rp2,2 Miliar Hasilnya Disebut Mirip Odong-odong? Mobil Hias MTQ Ketapang Banjir Cibiran Netizen!
Faktakalbar.id, KETAPANG – Kritik tajam dari warganet yang menyebut mobil hias kafilah Ketapang "mirip odong-odong" pada Pawai Ta'aruf MTQ ke-33 Provinsi Kalbar berbuntut panjang. Sorotan publik terhadap tampilan mobil yang dinilai terlalu sederhana ini justru menguak polemik anggaran antara Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan Bupati Ketapang. Baca Juga:   Sambut Usia 15 Tahun, Aston Pontianak Usung Tema “Our Hospitality, Your History” Semuanya berawal saat foto mobil hias kafilah Ketapang viral di media sosial. Warganet ramai-ramai memberikan komentar pedas. "Anggaran mobil hias kek gitu cuman 2 juta an itupun udah kemahalan," tulis akun @arsy_099 . Nada sarkasme juga dilontarkan akun @arifyudawarman , "Kabupaten ketapang bah ikut intruksi Presiden untuk efisiensi anggaran, dan sederhana itu selalu nomor 1... Biarkan rakyat menilai buruk, yg penting bapak-bapak kenyang makan duitnye," tulisnya. Menanggapi hujan kritik tersebut, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Ketapang, Satuki Huddin , menjelaskan bahwa pengerjaan mobil hias terpaksa mereka ambil alih dengan waktu persiapan hanya satu hari. Menurutnya, ini adalah akibat pelimpahan tanggung jawab mendadak dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang menyatakan tidak sanggup karena APBD Perubahan belum disahkan. “Saya langsung melapor ke Sekda. Atas arahan beliau, pengurus LPTQ akhirnya mengambil alih pelaksanaan dengan waktu persiapan hanya satu hari,” jelas Satuki, seraya menambahkan bahwa LPTQ tidak memiliki alokasi anggaran khusus untuk tugas tersebut. “Kami berupaya maksimal meski hasilnya belum sesuai harapan,” tuturnya. Namun, penjelasan LPTQ mengenai ketiadaan dana khusus ini justru membuka polemik yang jauh lebih besar. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo , menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan dukungan penuh melalui dana hibah yang nilainya sangat fantastis. "Usulan anggaran hibah dari LPTQ disetujui dan dipenuhi seluruhnya tanpa pengurangan. Totalnya Rp2,2 miliar. Ini bentuk komitmen saya untuk mendukung penuh kebutuhan LPTQ," jelas Alexander Wilyo. Pernyataan Bupati ini sontak menyulut gelombang reaksi kedua dari netizen yang lebih keras. Angka Rp2,2 miliar dianggap tidak masuk akal jika disandingkan dengan hasil mobil hias yang dikritik. "2.2 M udah bisa beli lamborghini seken," tulis akun @domisiliplatkb . Komentar lain dari @nelly_octaviani menambahkan, "2.2M bisa beli tesla," ungkapnya. Kecurigaan adanya penyelewengan dana pun menguat. " Balee 2,2 M modelan macam itu ngerik nyew korupsi berjamaah kee ni" (Wow, 2,2 M modelnya seperti itu, mengerikan, apa ini korupsi berjamaah?), tulis akun @wak_cenk. Kini, publik menuntut transparansi. "Sampai semarang belom tau keh siape pelakunye min?" (sampai sekarang pun belum tahu siapa pelakunya, min?) tulis @danitiono, menyuarakan keinginan publik agar pihak yang bertanggung jawab diungkap. Baca Juga:  Sambut Usia 15 Tahun, Aston Pontianak Usung Tema “Our Hospitality, Your History” (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK