Api Lahap 14 Hektare Lahan di Ketapang, BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Faktakalbar.id, KETAPANG –
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Ketapang, pada Minggu (25/1/2026) siang.
Peristiwa yang bermula sekitar pukul 14.00 WIB ini melanda empat desa di tiga kecamatan berbeda.
Baca Juga:
Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri, Wakapolres Paparkan Kondisi Karhutla Ketapang
Lokasi kebakaran teridentifikasi di Desa Sungai Awan (Kecamatan Muara Pawan), Desa Kuala dan Desa Kuala Satong (Kecamatan Matan Hilir Utara), serta Desa Sungai Nanjung (Kecamatan Matan Hilir Selatan).
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, api menghanguskan lahan seluas kurang lebih 14,3 hektare.
BPBD Kabupaten Ketapang bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman intensif dan melokalisir area agar sebaran api tidak meluas ke wilayah lain.
Waspada Cuaca Hingga 29 Januari
Selain penanganan Karhutla, BNPB juga merilis peringatan dini terkait potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem yang masih mendominasi wilayah Indonesia hingga Kamis (29/1).
Masyarakat diminta mewaspadai peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua.
Baca Juga:
Antisipasi Karhutla, Satpol PP dan BPBD Ketapang Gelar Latihan Gabungan
Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Papua Pegunungan.
BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng gunung, untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan lebat berdurasi lebih dari satu jam guna menghindari risiko longsor.
Warga juga diminta menjauhi pohon besar, papan reklame, dan bangunan rapuh saat terjadi angin kencang.
(*Red)
Tag:
#Bencana Hidrometeorologi
#cuaca Indonesia
#BPBD Ketapang
#Karhutla Ketapang
#Peringatan Dini BNPB
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.