faktakalbar

Api Lahap 14 Hektare Lahan di Ketapang, BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Penulis: Redaksi Tuesday, 27 January 2026 📖 1 menit
Api Lahap 14 Hektare Lahan di Ketapang, BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Faktakalbar.id, KETAPANG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Ketapang, pada Minggu (25/1/2026) siang. Peristiwa yang bermula sekitar pukul 14.00 WIB ini melanda empat desa di tiga kecamatan berbeda. Baca Juga: Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri, Wakapolres Paparkan Kondisi Karhutla Ketapang Lokasi kebakaran teridentifikasi di Desa Sungai Awan (Kecamatan Muara Pawan), Desa Kuala dan Desa Kuala Satong (Kecamatan Matan Hilir Utara), serta Desa Sungai Nanjung (Kecamatan Matan Hilir Selatan). Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, api menghanguskan lahan seluas kurang lebih 14,3 hektare. BPBD Kabupaten Ketapang bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman intensif dan melokalisir area agar sebaran api tidak meluas ke wilayah lain. Waspada Cuaca Hingga 29 Januari Selain penanganan Karhutla, BNPB juga merilis peringatan dini terkait potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem yang masih mendominasi wilayah Indonesia hingga Kamis (29/1). Masyarakat diminta mewaspadai peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua. Baca Juga: Antisipasi Karhutla, Satpol PP dan BPBD Ketapang Gelar Latihan Gabungan Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Papua Pegunungan. BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng gunung, untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan lebat berdurasi lebih dari satu jam guna menghindari risiko longsor. Warga juga diminta menjauhi pohon besar, papan reklame, dan bangunan rapuh saat terjadi angin kencang. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK