Buka TMMD ke-127 di Sungai Laur, Alexander Wilyo: Bangun Negeri dari Desa
Faktakalbar.id, KETAPANG
– Bupati
Ketapang
,
Alexander Wilyo
, secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026.
Baca Juga:
Batas Waktu Maret dan April, Bupati Alexander Wilyo Ingatkan Warga Segera Lapor SPT Tahunan
Upacara pembukaan kegiatan bakti TNI ini dipusatkan di
Desa Selangkut Raya,
Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan TMMD serentak yang digelar oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura di wilayah Kalimantan Barat.
Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perdesaan.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa TMMD ke-127 kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.
Tema tersebut dipilih untuk menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“TMMD bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menumbuhkan harapan, memperkuat kebersamaan, dan membangun masa depan desa. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak ekonomi serta sosial jangka panjang bagi masyarakat,”
ujar Alexander.
Program TMMD ke-127 ini dirancang tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia (non-fisik).
Melalui pendekatan ini, diharapkan semangat gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa dapat bangkit kembali, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1203/Ktp dan Danlanal Ketapang.
Baca Juga:
Kejati Kalbar Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi Poltek Ketapang dan Proyek Napak Tilas
Pada kesempatan itu, Bupati juga melakukan pemeriksaan pasukan Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-127 sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum terjun ke lapangan.
Alexander berharap, melalui program ini aksesibilitas wilayah akan semakin terbuka dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat meningkat, sehingga percepatan pembangunan yang berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri dapat terwujud.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.