faktakalbar

Bupati Ketapang Soroti Miskomunikasi Internal, Anggaran Hibah LPTQ Rp 2,2 Miliar Dipertanyakan

Penulis: Redaksi Saturday, 20 September 2025 📖 1 menit
Bupati Ketapang Soroti Miskomunikasi Internal, Anggaran Hibah LPTQ Rp 2,2 Miliar Dipertanyakan
Faktakalbar.id, KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo , mengungkapkan bahwa miskomunikasi antara panitia Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) dan dinas terkait menjadi penyebab utama kekecewaan masyarakat terhadap kesiapan acara MTQ. Dirinya mengaku prihatin setelah banyak warga menyampaikan keluhan. Baca Juga:  DPR Sepakati Potongan 10% untuk Aplikator, RUU Transportasi Online Masuk Prolegnas "Saya dihubungi masyarakat, menyampaikan soal pawai pembukaan MTQ, saya langsung respons dan menghubungi pihak-pihak terkait," kata Alexander, Jumat (19/9/2025). Menurutnya, sejak awal pemerintah daerah sudah berkomitmen mendukung penuh kegiatan keagamaan, termasuk pelaksanaan MTQ. "Usulan anggaran hibah dari LPTQ disetujui dan dipenuhi seluruhnya tanpa dikurangi, dengan total Rp 2,2 miliar. Ini bentuk komitmen saya untuk mendukung penuh kebutuhan LPTQ," ujarnya. Namun, informasi yang diterimanya justru menunjukkan adanya miskomunikasi antara LPTQ dengan dinas yang membidangi keikutsertaan pawai.  "Hal seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi. Karena itu, penting adanya koordinasi antarpihak agar ketika ada kendala bisa segera dicari solusi," tuturnya. Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan akan segera melakukan evaluasi terhadap tim maupun LPTQ yang bertanggung jawab atas persiapan MTQ. "Kita akan evaluasi secepatnya. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi, apalagi Pemda sudah berkomitmen membantu dari sisi penganggaran," tegasnya. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Ketapang yang peduli dan tak bosan memberikan masukan demi kebaikan daerah. Baca Juga:   Rekomendasi 4 Tempat Kencan Malam Minggu di Pontianak (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK