Kenang Warisan Leluhur, Pangdam Tanjungpura Ziarah ke Makam Raja Matan
Faktakalbar.id, KETAPANG -
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67
Kodam XII/Tanjungpura
, Panglima Kodam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael, bersama rombongan melakukan ziarah ke komplek makam Raja-raja Matan Tanjungpura, Rabu (16/7/2025).
Ziarah berlangsung di Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur dan upaya meneladani nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, serta pengabdian para pendahulu.
Baca Juga:
Satbrimob Polda Kalbar Ikut Donor Darah Peringati HUT ke-67 Kodam XII/Tpr
Kerajaan Tanjungpura merupakan kerajaan tertua di Kalimantan Barat.
Diperkirakan berdiri sejak abad ke-8, kerajaan ini pernah berjaya dan kini warisannya diabadikan dalam nama Kodam XII/Tanjungpura dan Universitas Tanjungpura.
Ziarah Dimulai dari Makam Perdana Menteri
Ziarah diawali dari komplek makam Perdana Menteri dan kerabat kerajaan yang terletak di bagian depan.
Kemudian dilanjutkan ke komplek makam utama, tempat pusara Raja Tanjungpura Sultan Muhammad Jainuddin Mursal bin Ibnu Iranata beserta keluarga dekatnya.
Baca Juga:
Kodam XII/Tanjungpura Rayakan HUT ke-67 dengan Bakti Sosial Serentak di Kalbar dan Kalteng
Di makam utama tersebut juga terdapat pusara Permaisuri SMZ, Syekh Muhammad Aminullah Al Maghribi, dan H. Muhammad Said Imam Gadung serta sejumlah makam kerabat lainnya.
Harapan Pangdam XII/Tanjungpura
Mayjen TNI Jamallulael menjelaskan bahwa TNI dibangun mengikuti jejak para pendahulu, termasuk dengan mengambil nama Tanjungpura sebagai simbol satuan.
“Organisasi TNI dibentuk mengikuti jejak-jejak pendahulu. Seperti juga Kodam XII/Tpr yang mengambil nama dari Kerajaan Tanjungpura, sebuah kerajaan besar di Kalimantan Barat,” ujar Pangdam.
Ia berharap nilai-nilai luhur dari Kerajaan Tanjungpura dapat mengalir kepada seluruh prajurit Kodam XII/Tanjungpura.
“Kami juga berharap demikian. Dengan kami lekatkannya simbol Tanjungpura sebagai lambang dari satuan kami, mudah-mudahan Marwah itu bisa menurun ataupun bisa mengalir kepada satuan kami beserta segenap prajuritnya,” pungkas Mayjen Jamallulael.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.