Jembatan Kalbar-Sukamara Jadi Tempat Nongkrong, Warga Keluhkan Jalan Buntu
Faktakalbar.id, KETAPANG
– Infrastruktur jembatan yang digadang-gadang menjadi penghubung vital antara wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dengan
Kabupaten Sukamara
, Kalimantan Tengah, hingga kini belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Baca Juga:
Kolaborasi Dua Bupati Wujudkan Jalan Tembus Ketapang-Sukamara via CSR
Meski struktur jembatan telah rampung dikerjakan, akses jalan pendekat di sisi wilayah Kalbar belum tembus, sehingga jembatan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Kondisi ini memaksa akses antardesa di wilayah perbatasan tersebut masih sangat bergantung pada jalur sungai.
Ironisnya, infrastruktur yang menelan biaya besar tersebut kini beralih fungsi menjadi area rekreasi dadakan bagi masyarakat sekitar.
"Saat ini jembatan hanya menjadi tempat tongkrongan warga. Padahal jembatan sudah selesai dikerjakan sampai di wilayah Kalbar, tetapi jalan belum tembus ke jembatan di wilayah Kalbar. Padahal badan jalan dari Jambi Kalbar sudah ada dan tinggal menyambungkan saja,"
tutur Agus, salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Selasa (13/01/2026).
Terputusnya akses darat ini menyulitkan mobilitas warga. Padahal, akses darat di wilayah Kalbar lainnya sudah banyak yang terbuka.
Baca Juga:
Jalan Provinsi di Ketapang Rusak Parah, Warga Tagih Janji Pemprov Kalbar dan DPRD
Karena pembangunan jalan pendekat belum tuntas, warga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk menggunakan jasa perahu mesin guna menyeberangkan kendaraan bermotor menuju Sukamara atau sebaliknya.
"Untuk jalan dari Jambi Kalbar sebenarnya sudah ada dan tinggal menembuskan ke jembatan. Banyak warga menyeberang membawa sepeda motor melalui jalan itu,"
ungkap warga lainnya.
Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang dapat segera menuntaskan pembangunan jalan tersebut.
Jika jembatan ini terhubung sempurna, akses darat dari Sukamara menuju wilayah Kalbar, seperti Kendawangan dan Ketapang, akan terbuka lebar.
Berdasarkan informasi dari sejumlah warga, jarak tempuh melalui jalur darat dinilai jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan harus memutar menggunakan jalur sungai yang memakan waktu dan biaya.
(Ra)
Tag:
#Pemkab Ketapang
#Infrastruktur Ketapang
#Jembatan Kalbar Sukamara
#Perbatasan Kalbar Kalteng
#Akses Jalan Buntu
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.