faktakalbar

Kabar Duka: Legislator PKS Lukman Wafat, Ketua DPRD Ketapang Kenang Sosok Religius dan Santun

Penulis: Redaksi Thursday, 29 January 2026 📖 1 menit
Kabar Duka: Legislator PKS Lukman Wafat, Ketua DPRD Ketapang Kenang Sosok Religius dan Santun
Faktakalbar.id, KETAPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu anggota legislatif dari Fraksi PKS, Lukman (50), dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (28/1/2026). Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan bagi rekan sejawat, terutama pimpinan dewan. Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh , mengaku terkejut saat menerima kabar duka tersebut melalui sambungan telepon dari koleganya, Nasdiansyah, sekitar pukul 20.12 WIB. “Saat menerima kabar tersebut, saya sangat terkejut dan tidak percaya,” ujar Achmad Sholeh. Di mata para kolega, Lukman dikenal sebagai legislator yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu sosial kemasyarakatan. Baca Juga:  Anggota DPRD Ketapang Meninggal Dunia Kecelakaan Motor Achmad Sholeh mengenang almarhum sebagai politisi yang teguh memegang nilai agama serta selalu mengedepankan etika politik yang santun. “Beliau selalu menekankan bahwa jabatan adalah titipan Allah SWT. Kami kehilangan sosok yang agamis, terbuka, dan baik dalam berdiskusi,” kenangnya. Mewakili seluruh elemen legislatif, Achmad Sholeh menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap dedikasi almarhum sebagai anggota DPRD Ketapang dari Daerah Pemilihan (Dapil) I tersebut menjadi amal jariyah. “Saya bersama seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya teman sekaligus sahabat kami, Lukman, dari Fraksi PKS,” tutup Achmad Sholeh. Baca Juga:  Inovatif! Ketua DPRD Pontianak Padukan Sport, Seni, dan UMKM di Turnamen Mini Soccer (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK