Kadin Komitmen Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Kadin Indonesia di bawah Anindya Bakrie berkomitmen mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui investasi, ekspansi usaha, dan kolaborasi dengan pemerintah.
Faktakalbar.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan komitmennya untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Peran dunia usaha dinilai penting untuk mendorong pencapaian target tersebut secara bertahap.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan komitmen itu dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Kadin di Jakarta, Kamis (8/10/2026). Ia menegaskan bahwa Kadin siap bekerja sama dengan pemerintah dan parlemen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Anindya menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi tersebut direncanakan berlangsung secara bertahap. Pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar 5,1 persen, kemudian meningkat menjadi 5,6 persen, sebelum mencapai 6 persen pada tahun depan dan menuju 8 persen.
Menurut Anindya, keterlibatan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong aktivitas ekonomi nasional. Dunia usaha memiliki peran melalui konsumsi domestik, perdagangan internasional, serta investasi yang dapat memperluas kegiatan produksi dan membuka lapangan kerja.
Ia menyoroti bahwa kontribusi belanja pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) relatif terbatas dibandingkan aktivitas ekonomi yang digerakkan oleh sektor usaha. Karena itu, Kadin mendorong pelaku usaha untuk mengambil peluang ekspansi dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian.
Selain mendukung target pertumbuhan, Kadin juga mendorong penguatan kedudukan kelembagaannya melalui pembahasan pembaruan regulasi di DPR. Menurut Anindya, penguatan tersebut diharapkan dapat memperbesar peran Kadin dalam memberikan masukan sejak tahap awal penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan dunia usaha.
Kadin menyatakan siap menjalankan peran sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi dan memperkuat kegiatan ekonomi. Namun, pencapaian target pertumbuhan 8 persen tetap membutuhkan koordinasi kebijakan serta kontribusi berbagai sektor ekonomi.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, parlemen, dan pelaku usaha, Kadin berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat secara bertahap sesuai sasaran yang telah ditetapkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.