faktakalbar

Kapolres Ketapang Tekankan Transparansi dalam Sosialisasi Revisi Buka Blokir Anggaran DIPA Tahap II

Penulis: Redaksi Thursday, 22 May 2025 📖 1 menit
Kapolres Ketapang Tekankan Transparansi dalam Sosialisasi Revisi Buka Blokir Anggaran DIPA Tahap II
Faktakalbar.id, KETAPANG - Polres Ketapang menggelar kegiatan Sosialisasi Revisi Buka Blokir Tahap II Anggaran DIPA Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Aula Mapolres Ketapang, Jalan Brigjend Katamso Nomor 01, Rabu (21/5/2025) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh satuan kerja di lingkungan Polres memahami secara menyeluruh mekanisme revisi anggaran, sekaligus menjamin penggunaan anggaran negara dilakukan secara transparan dan akuntabel. Kapolres Ketapang AKBP Setiadi, dalam arahannya menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab dan selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. “Anggaran negara adalah amanah rakyat yang harus dikelola secara jujur, efisien, dan transparan. Tidak boleh ada penyimpangan, dan setiap kegiatan yang dibiayai harus memiliki output yang jelas serta bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Kapolres. Bahas Revisi DIPA dan Mekanisme Pelaporan Sosialisasi ini diikuti oleh para pejabat utama, para kasat, serta personel bagian administrasi masing-masing satuan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh Bagian Perencanaan dan Keuangan Polres, yang mencakup: Proses revisi DIPA Prosedur buka blokir anggaran Mekanisme pelaporan keuangan sesuai ketentuan perundang-undangan Kapolres juga mengingatkan pentingnya ketepatan waktu dalam pelaksanaan program agar tidak menghambat penyerapan anggaran. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan seluruh personel Polres Ketapang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya akuntabilitas anggaran dan mampu mengoptimalkan pelaksanaan program kerja secara efektif dan efisien. (Tim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK