faktakalbar

Karantina Kalbar Siap Kawal Keamanan Hayati di Bandara Rahadi Oesman Jelang Mudik 2026

Penulis: Redaksi Monday, 09 March 2026 📖 1 menit
Karantina Kalbar Siap Kawal Keamanan Hayati di Bandara Rahadi Oesman Jelang Mudik 2026
Faktakalbar.id, KETAPANG – Karantina Kalimantan Barat menyatakan kesiapannya dalam menjaga keamanan hayati di pintu masuk wilayah menjelang musim mudik Lebaran 2026. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi kesiapan Posko Angkutan Udara Lebaran 1447 H yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor UPBU Rahadi Oesman Ketapang , Kamis (05/03/26). Baca Juga:   Pemkab Ketapang dan Polres Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan Kepala UPBU Rahadi Oesman Dwi Muji Raharjo memaparkan rincian rencana operasi posko yang akan menjadi pusat koordinasi selama masa angkutan lebaran. Ia menekankan bahwa keberhasilan posko tahun ini membutuhkan koordinasi yang solid antara pengelola bandara dan seluruh instansi terkait guna memastikan prosedur standar keamanan penerbangan berjalan optimal. Penanggung Jawab Satpel Ketapang Danu Suprayogo mengungkapkan bahwa pihaknya akan menempatkan personel kompeten untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap regulasi karantina. Pengawasan ketat akan diberlakukan terhadap lalu lintas komoditas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya sesuai amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019. Baca Juga:  Polres Ketapang Amankan IRT dan Rekan Pria Terkait Peredaran Sabu di Sungai Melayu Rayak Langkah preventif ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan barang bawaan penumpang serta mencegah peredaran komoditas ilegal yang berpotensi membawa hama dan penyakit. Melalui sinergi ini, Karantina Kalbar berharap dapat menciptakan suasana mudik yang aman sekaligus melindungi kekayaan alam Kalimantan Barat. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK