Perkuat Sinergitas, Karantina Kalbar Hadiri Peresmian Rute Penerbangan Baru di Ketapang
Faktakalbar.id, KETAPANG
-
Karantina Kalimantan Barat
memperkuat sinergitas lintas instansi guna mengawal kelancaran arus logistik dan penumpang di wilayah Kabupaten Ketapang melalui koordinasi strategis di
Bandar Udara Rahadi Oesman
, Kamis (12/03/2026).
Baca Juga:
Kado Hari Jadi ke-608, Rute Penerbangan Ketapang – Pangkalan Bun Resmi Dibuka
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (11/03/2026) tersebut menjadi momentum penting peresmian rute penerbangan baru yang menghubungkan Ketapang dengan Pangkalan Bun.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ketapang yang melibatkan berbagai unsur otoritas wilayah.
Karantina Kalimantan Barat memegang peran krusial dalam memastikan setiap komoditas yang dibawa melalui rute baru ini telah melalui prosedur pengawasan ketat.
Fokus utama petugas adalah menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan guna mengendalikan peredaran tumbuhan dilindungi serta mencegah sebaran hama penyakit.
Koordinasi solid antara Badan Karantina Indonesia dengan otoritas bandara diharapkan mampu menciptakan sistem pengawasan yang efektif namun tetap suportif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal ini dilakukan agar setiap pergerakan komoditas tetap selaras dengan regulasi kelestarian sumber daya alam hayati.
Baca Juga:
Khidmat, Peringatan Hari Jadi Ketapang ke-608 Diwarnai Buka Puasa Bersama dan Santunan
Penanggung Jawab Satpel Rahadi Oesman, Danu Suprayogo, menyampaikan bahwa penguatan di pintu-pintu masuk strategis merupakan langkah vital bagi keamanan hayati Kalimantan Barat.
"Sinergitas lintas instansi di Bandara Rahadi Oesman ini merupakan langkah vital untuk memperkuat pengawasan karantina pada rute-rute strategis. Kami berkomitmen menjaga setiap pintu masuk dan keluar Kalimantan Barat agar tetap aman dari ancaman hama penyakit, sekaligus mendukung penuh kelancaran arus transportasi masyarakat menjelang Lebaran 2026,"
ujar Danu Suprayogo.
Melalui pondasi pengawasan yang terintegrasi ini, Karantina Kalimantan Barat terus berupaya meningkatkan kualitas layanan serta integritas demi melindungi kekayaan hayati Indonesia dari ancaman eksternal di tengah meningkatnya konektivitas antarwilayah.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.