faktakalbar

Karyawan PT Rimba di Ketapang Diduga Disiksa Oknum TNI Pengaman Perusahaan

Penulis: Redaksi Tuesday, 28 October 2025 📖 1 menit
Karyawan PT Rimba di Ketapang Diduga Disiksa Oknum TNI Pengaman Perusahaan
Faktakalbar.id, KETAPANG – Nasib nahas menimpa seorang karyawan perusahaan tambang ( PT. RIM ) di Air Upas, Kabupaten Ketapang. Karyawan bernama Miko La Saputra (23) diduga menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh oknum anggota TNI, Prada Asari, yang ditugaskan sebagai satuan pengamanan di perusahaan tersebut. Baca Juga: Driver Ojol Dipukul Diduga Oknum TNI, Ratusan Ojol Geruduk Polresta Pontianak dan Mapomdam Kasus karyawan PT Rimba dianiaya ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Marau, Polres Ketapang. Peristiwa kekerasan ini dilaporkan terjadi pada Senin, (27/10/2025), sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Berdasarkan laporan kepolisian, insiden bermula saat korban, Miko, sedang beristirahat di mess perusahaan. Tiba-tiba, seorang konsultan PT. Rimba bernama Joko datang dan meminta korban untuk mengikutinya menuju Mess BKO PT. Rimba. Namun, sesampainya di lokasi, Miko La Saputra dan rekannya (Yasri) diduga langsung mendapat perlakuan kekerasan dari Prada Asari. Oknum TNI tersebut dilaporkan melakukan penganiayaan dengan memukul para korban menggunakan sebuah kabel listrik berwarna hitam. Akibat tindakan brutal tersebut, Miko dan Yasri mengalami luka-luka di bagian punggung. Selain luka fisik, keduanya juga dilaporkan menderita trauma berat. Tidak terima dengan perlakuan itu, kedua korban kemudian melaporkan kejadian ini secara resmi ke Kantor Polisi Sub Sektor Air Upas untuk diproses secara hukum. Baca Juga: Libatkan Oknum TNI, Jaringan Internasional Penyelundup 5.400 Telur Penyu ke Malaysia Dibongkar Insiden ini memicu reaksi keras dari rekan-rekan korban di perusahaan. Mereka menuntut agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Para karyawan menegaskan bahwa tindakan ini telah melanggar hak asasi pekerja. Mereka juga mendesak adanya proses hukum yang adil, baik secara militer maupun pidana umum. Dalam seruan keadilan yang disampaikan, para karyawan menolak keras segala bentuk kekerasan di lingkungan kerja dan menuntut perlindungan penuh dari perusahaan serta aparat. Publik dan rekan-rekan korban berharap kasus karyawan PT Rimba dianiaya ini menjadi perhatian serius bagi pimpinan TNI dan aparat penegak hukum terkait. Baca Juga: Kodam Tanjungpura Pastikan Oknum Anggota TNI Pemukul Driver Ojol Diproses Hukum (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK